Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi
MONITOR, Jakarta – Pandemi virus korona Covid-19 yang melanda dunia rupanya tidak membuat jaringan atau sindikat narkotika menghentikan bisnis haramnya. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.
Prasetyo mengatakan kondisi tersebut justru dimanfaaatkan untuk terus mengedarkan narkoba kepada masyarakat lantaran beberapa orang stres psikologis dan depresi akibat pandemi.
“Jaringan narkoba justru memanfaatkan kondisi saat petugas sedang berkonsentrasi menangani permasalahan pandemi Covid-19. Mereka memasukkan narkoba dengan dari berbagai penjuru dengan berbagai modus operandi,” tutur Prasetyo, Jumat (26/6).
Pras, demikian panggilan akrab Prasetyo Edi, mengatakan saat ini Pemerintah, BNN dan Polri terus melakukan berbagai upaya dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dari peredaran narkoba mulai dari sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba sampai dengan terus memburu pengedar narkoba.
“Di Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020, Mari kita semuanya saling mengingatkan, menjaga, mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, seratus persen bahagia dan seratus persen produktif dengan melakukan hal-hal yang positif, bermanfaat untuk diri kita sendiri dan orang lain tanpa narkoba,” ajak Pras.
MONITOR, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan realisasi APBN hingga 31 Januari…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto mempertanyakan kebijakan impor 105 ribu…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan…
MONITOR, Pematang Siantar - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat akses pembiayaan bagi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus mempersiapkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Ini akan…
MONITOR, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) menyatakan sikap kritis terhadap kebijakan PT Agrinas…