POLITIK

Demi Keselamatan Jamaah, Gerindra Hormati Keputusan Saudi Batasi Kuota Haji

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, partainya menghormati keputusan kerajaan Arab Saudi yang membatasi jumlah jamaah haji di tahun 2020 ini, mengingat wabah pandemi masih berlangsung.

“Kami menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi yang membatasi penyelenggaraan haji tahun 2020,” ujar Dasco dalam keterangannya, Kamis (25/6).

Mengingat masih berlangsungnya pandemi Covid-19 ini, otoritas haji dan umroh Arab Saudi membatasi jamaah yang ingin menunaikannya, yakni hanya warga negara Arab Saudi dan WNA yang saat ini menetap di sana.

Ia pun sepakat bahwa keselamatan para jamaah adalah hal yang penting dan harus diutamakan.

“Kita hormati keputusan Arab Saudi itu karena dalam situasi di tengah pandemi Covid-19 ini. Memang keselamatan para jemaah itu yang paling penting,” tegasnya.

Recent Posts

Respon Pidato Prabowo, Prof Rokhmin: Pertumbuhan Ekonomi Harus Berujung pada Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…

13 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…

13 jam yang lalu

Naskah Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…

19 jam yang lalu

Kemenhaj Turun Tangan Lindungi 33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta

MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…

20 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…

21 jam yang lalu

17 OTT KPK Jadi Alarm Demokrasi, LSAK Dorong Pembenahan Sistem Pilkada

MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…

23 jam yang lalu