Categories: PERTANIAN

Jurus Jitu Berantas Hama Kelelawar Pada Lengkeng

MONITOR, Temanggung – Lengkeng (Dimocarpus longan) adalah salah satu tanaman buah tropis banyak manfaat. Di antaranya kaya kandungan antioksidan polifenol dan flavonoid yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Salah satu sentra penghasil lengkeng terbesar di Indonesia adalah Jawa Tengah. Tepatnya di Kabupaten Temanggung, Semarang, Magelang, Blora, Jepara, Wonogiri dan Karanganyar.

POPT LPHP Temanggung, Tri Wahyuni mengungkapkan, varietas lengkeng yang banyak dikembangkan di wilayah tersebut antara lain Itoh Super, Diamond River, Pingpong dan Kateki. Hanya saja ketersediaan buah lengkeng ini sangat dipengaruhi oleh keberadaan OPT.

“Terutama kelelawar yang dapat mengakibatkan gagal panen,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6).

Tri menyarankan untuk menghindari serangan kelelawar, dilakukan pemberongsongan buah dengan anyaman dari bambu. Cara lain dengan membuat jaring pengaman di sekitar kebun/di atas tanaman.

“Hewan ini biasanya menyerang buah yang sudah matang di pohon saat fase penebalan daging buah, di saat warna biji sudah coklat. Serangan kelelawar dapat mengakibatkan gagal panen sehingga petani akan mengalami kerugian,” beber dia.

Petani di Temanggung sendiri, lanjut dia, umumnya menggunakan brongsong dan ada juga yang menggunakan jaring.

“Penggunaan brongsong lebih disukai petani karena memudahkan saat panen dan tidak mengganggu fotosintesis daun,” lanjut Tri.

Sementara, Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayantie Yusuf menyebut ada sejumlah cara pengendalian yang biasa dilakukan petani untuk menyelamatkan buah lengkeng dari serangan kelelawar.

Pertama, lakukan pemangkasan ranting atau cabang pohon yang tidak produktif yang bisa dijadikan tempat singgah kelelawar.

Kedua, bungkus buah dengan brongsong plastik yang diberi lubang-lubang kecil atau menggunakan anyaman bambu, kain kasa atau paranet.

“Pembungkusan ini dapat melindungi buah dari jangkauan kelelawar,” jelas Sri.

Langkah ketiga upayakan pengalihan aroma dengan bahan lain yang lebih tajam, seperti terasi atau ikan asin yang disebar di sekitar pertanaman lengkeng. Selain itu, gunakan belerang juga tidak disukai kelelawar karena memiliki aroma menyengat.

Keempat, gunakan lampu penerang. Kelelawar merupakan binatang nocturnal (aktif pada malam hari) dan tidak menyukai kondisi yang terang.

“Pemberian lampu penerangan yang secara ekstra bertujuan untuk mengganggu kenyamanan kelelawar,” ungkap dia.

Kelima, lanjut Sri, pasang jaring jebakan yang diikatkan pada sebilah bambu dan dipasang di sekitar kebun lengkeng.

“Terakhir, manfaatkan suara ultrasonic guna mengganggu navigasi kelelawar. Suara ini mampumembuat kelelawar tidak nyaman berada di sekitar pertanaman lengkeng,” sebut dia.

Dalam kesempatan itu, Sri optimis dengan masa depan komoditas kelengkreng. Walaupun saat pandemi, petani tetap bertanam dan berjasa untuk menjamin kebutuhan pangan negeri ini.

“Lengkeng adalah komoditas yang banyak diminati masyarakat Indonesia. Banyaknya pengembangan budi daya lengkeng saat ini menjadi kesempatan bagi kita untuk mengelola penanamannya secara ramah lingkungan,” pungkas Sri.

Recent Posts

Menag: Humas Harus Proaktif dan Hadir Lebih Cepat dari Isu

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta seluruh jajaran humas Kementerian Agama, baik di…

1 jam yang lalu

Kemenperin Salurkan Bantuan Sembako dan Alat Produksi IKM di Pidie Jaya

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh…

2 jam yang lalu

Kemenag Ajak Insan Media Terapkan Jurnalisme Spiritual Selama Ramadan

MONITOR, Jakarta - Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi dan Kebijakan Publik, Ismail Cawidu, mengajak…

4 jam yang lalu

Dirjen Haji: Petugas yang Abaikan Jemaah Demi Ibadah Pribadi Akan Dipulangkan!

MONITOR, Jakarta - Menjadi petugas haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga amanah besar yang…

14 jam yang lalu

Rakor Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Bahas Ma’hadisasi PTKI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) secara…

16 jam yang lalu

Kemenag Luncurkan Joyful Ramadan Mubarak, Usung Misi Ibadah Menggembirakan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama meluncurkan program Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M. Program ini…

17 jam yang lalu