BERITA

DPP Bapera: Jangan Sampai Program Tapera Jadi Persoalan Baru

MONITOR, Jakarta – Pemerintah tengah gencar menginisiasi program Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera terutama bagi para pekerja berpenghasilan rendah. Meski menuai pro dan kontra, DPP Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) menilai program Tapera ini hampir mirip dengan Program Perumnas di era kepemimpinan Soeharto.

Ketua Bidang Perumahan Rakyat DPP Bapera, Putra Pasay, mengatakan konsep perumahan rakyat harus menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat. Tentunya, kata dia, harus disertai berbagai perbaikan dalan pengelolaannya sehingga tepat sasaran.

“Konsep Perumahan Rakyat memang selayaknya menjadi solusi bagi persoalan kebutuhan perumahan di masyarakat. Sehingga memang perlu terus dilakukan berbagai macam perbaikan aturan dalam pengelolaan programnya sehingga bisa tepat sasaran,” ujar Putra Pasay, dalam keterangannya, Rabu (17/6).

Ditinjau dari aspek aturan pelaksanaannya, ia mengatakan dalam Peraturan pemerintah No 25 Tahun 2020 tentang Tapera belum menetapkan berapa lamanya angsuran dan jumlah angsuran yang masih memberatkan jumlah besarannya, karena dalam aturan tersebut pemerintah akan memotong gaji ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN/BUMD, dan pegawai swasta sebesar 3% untuk iuran Tapera.

“Jangan sampai persoalan Tapera ini malah menjadi persoalan baru bagi para karyawan, apalagi yang sudah memiliki rumah terkait peruntukan dan sasarannya yang perlu diperjelas kembali,” tandas Ketua DPP KNPI ini.

Apalagi, ditengah carut marutnya kondisi perekonomian Indonesia akibat wabah Covid-19, Putra menyarankan perlu ada analis sasaran program dengan melakukan pendekatan pada kebutuhan rakyat dan kemampuan keuangan rakyat saat ini.

“Saya selaku Ketua Bidang Perumahan Rakyat DPP Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) mengharapkan Perlu dilakukan kembali kajian terkait perumahan rakyat ini, apalagi ini adalah kebijakan Pemerintah yang harus di laksanakan semua pihak, negara harus benar-benar hadir sebagai solusi atas kesejahteran dan ketimpangan sosial di masyarakat,” pungkasnya.

Recent Posts

Perempuan PPP Perkuat Konsolidasi Lintas Partai, Siapkan Strategi Hadapi Pemilu 2029

MONITOR, Jakarta – Perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memperkuat peran politik perempuan melalui konsolidasi…

15 menit yang lalu

Pusat PVTPP Kementan Dorong Peningkatan Kualitas Permohonan Hak PVT

MONITOR, Jakarta - Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan) terus…

21 menit yang lalu

IPW apresiasi Penangkapan 320 WNA Sindikat Judi Online, minta Polri kejar Bandar Utama

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi keberhasilan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim…

1 jam yang lalu

Kemnaker–Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat sinergi untuk menyiapkan…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Pastikan Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Lancar, Distribusi Daging Dam untuk Palestina Berjalan Transparan

MONITOR, Makkah – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan proses kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab…

6 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Indonesia Emas Harus Bertumpu pada Ekologi, Bukan Sekadar Pertumbuhan Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Ambisi mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi tinggi,…

18 jam yang lalu