Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, (dok: Fraksi PAN)
MONITOR, Jakarta – Fraksi PAN DPR RI menyambut baik sikap pemerintah yang tanggap untuk menunda pembahasan rancangan undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Wakil Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menegaskan pembahasan RUU tersebut sudah tidak bisa dilanjutkan lagi.
“Berkenaan dengan itu, sudah selayaknya DPR menindaklanjutinya. Artinya, pembahasan RUU Haluan Idelogi Pancasila itu memang sudah tidak bisa dilanjutkan lagi,” kata Saleh Daulay kepada awak media, Selasa (16/6).
Dikatakan dia, pembuatan suatu produk UU akan berjalan dengan baik jika ada kesepakatan antara pemerintah dan DPR. Sehingga, imbuhnya, jika sejak awal sudah ada satu pihak yang meminta ditunda, berarti pembahasannya tidak akan berjalan mulus.
“Perlu penyamaan persepsi dan pandangan lagi. Masih butuh waktu,” sebut dia.
Menanggapi pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut pemerintah meminta agar pembahasannya ditunda merupakan bahasa halus.
“Itu kan bahasa halus. Sama saja, pemerintah meminta agar pembahasan dihentikan. Apalagi, pemerintah menyebut mau fokus mengurus penanganan covid-19,” papar anggota komisi IX DPR itu.
Ia menyakini jika pernyataan Menkopolhukam itu didasarkan atas respon masyarakat terhadap RUU HIP tersebut. Sebab, sampai sejauh ini, gelombang kritik dan penolakan sudah terdengar nyaring.
“Sikap yang paling bijak dalam merespon suara-suara masyarakat tersebut adalah menghentikan atau menunda pembahasannya,” pungkas legislator dari Dapil Sumut II itu.
MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro menyerukan semua pihak untuk…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat fondasi ekonomi dan mewujudkan kemandirian industri nasional, Kementerian Perindustrian…
MONITOR, Jakarta - Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol), wafat dalam peristiwa demonstrasi di Jakarta.…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Masjid Istiqlal akan melebarkan perannya di…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menyampaikan duka cita yang mendalam atas…