Ilustrasi: Gedung RSUD Kota Depok. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok menututup sementara layanan polikliniknya selama 14 hari, mulai 22 Mei 2020 hingga 7 Juni 2020.
Hal tersebut lantaran 15 petugas medisnya terpapar virus Corona atau Covid-19.
“Ia benar, pelayanan poliklinik kami tutup sementara karena ada 15 petugas medis di tim rawat jalan positif Covid-19,” kata Direktur RSUD Depok, Devi Maryori saat dihubungi MONITOR, Kamis (21/05/2020) malam.
Devi mengatakan, adapun penutupan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19, sehingga perlu dilakukan sterilisasi general dan isolasi para tenaga medis.
Selama penutupan berlangsung, kata Devi, masyarakat Depok yang ingin mendapatkan layanan kesehatan, sementara waktu dapat mendatangi rumah sakit yang lain.
“Kami sudah rapat dengan seluruh rumah sakit swasta se-Kota Depok, dan mereka menyatakan siap menerima pasien dari RSUD Depok. Semoga masyarakat dapat memaklumi atas penutupan yang kami lakukan ini” ujarnya.
MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…
MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…