PERTANIAN

Ikuti Gerakan Tanam Serentak Mentan, Bupati Suardi: Barru Siap Pemasok Beras

MONITOR, Jakarta – Beberapa hari yang lalu, Bupati Barru Suardi Saleh secara langsung melaporkan kepada Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengenai kesiapan ketahanan pangan di daerahnya di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Hal tersebut dilaporkan melalui rapat online yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) bersama dengan, Komisi IV DPR RI, Gubernur dan Bupati se-Indonesia, serta melakukan gerakan tanam padi atau jagung serentak di Kelompok Tani Mattiro pura Lapao di Desa Binuang .

Bupati Barru Suardi Saleh melaporkan hasil produksi pertanian kabupaten berjuluk “Kota Hibridah” itu ke Mentan Syahrul. Untuk musim tanam gaduh ini, Kabupaten Barru menargetkan lahan dengan luas 8.797 hektar.

“Kami harapkan tidak ada halangan sampai dengan akhir tahun Kabupaten Barru bisa menyumbangkan hasil yang maksimal. Dan cukup untuk kita di Kabupaten Barru swasembada serta bahkan bisa mendukung daerah lain di Sulawesi Selatan juga,” ujar Suardi, Kamis (14/5/2020).

Suardi berkomitmen menjadikan Barru sebagai salah satu daerah penyuplai beras di Indonesia. Kepada Mentan, Suardi juga melaporkan kendala-kendala di lapangan sebagai wujud perlindungan terhadap masyarakat petani, seperti Permasalahan pompa air, pembuatan sumur tanah dalam dan dangkal, serta mesin pengolahan tanah.

Vidcom itu digelar dalam rangka Kampanye “Siap menjaga Pangan Indonesia”, sekaligus Gerakan Tanam Serentak di musim tanam 2020 yang dilakukan secara serentak di 77 titik dan diikuti oleh 22 Bupati dan 1 Gubernur.

Sementara Mentan Syahrul Yasin Limpo menegaskan persiapan pangan ini merupakan bagian dari solusi dimasa pandemi. Menghadapi kemarau yang panjang sesuai rekomendasi BMKG, setelah covid-19 akan ada krisis pangan dunia. Dengan adanya program ini, mudah-mudahan krisis pangan tdk menyentuh masyarakat indonesia.

“Saya berharap lahan-lahan yang ada setelah panen segera disiapkan kembali lahannya. Percepat momentum sarana prasarana seperti pupuk, bibit dan sarana pertanian lainnya,” cetus Syahrul.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menerangkan pada tahun 2020 secara nasional pemerintah mentargetkan luas tanam padi 11,66 juta ha, berpotensi menghasilkan 33,6 juta ton beras. Untuk jagung, ditargetkan seluas 4,49 juta ha, berpotensi menghasilkan 24,17 juta ton pipilan kering.

Suwandi menambahkan dalam meningkatkan luas tambah tanam padi, pihaknya mendorong penyuluh untuk melaporkan perkembangan luas tanam di wilayah kerjanya secara berjenjang melalui sms kepada koordinator penyuluh dan KCD/KUPT Dinas Kecamatan.

“Begitupun dengan petugas untuk selalu mengirimkan laporan harian ke Dinas Pertanian Kabupaten/kota yang kemudian dilanjutkan ke Dinas Provinsi dan Pusat,” tuturnya.

“Dengan laporan ini, akan dijadikan sebagai indikator sejauh mana kita bekerja. Dengan begitu, target tanam yang kita tentukan terukur bisa dicapai,“ pinta Suwandi.

Recent Posts

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

6 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

6 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

9 jam yang lalu

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…

14 jam yang lalu

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

2 hari yang lalu