BERITA

PJJ di Papua Memprihatinkan, KPAI Dorong Pemerintah Beri Subsidi Internet

MONITOR, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) prihatin atas data yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua dari hasil pendataan Pemerintah Provinsi Papua, bahwa 54 persen dari 608.000 pelajar di provinsi itu tak dapat menerapkan belajar di rumah melalui media daring ataupun elektronik, misalnya siaran belajar dari TVRI.

Komisioner bidang pendidikan Retno Listyarti mengatakan, kondisi ini akibat minimnya prasarana jaringan internet, televisi, ataupun radio, serta banyak wilayah yang belum teraliri listrik. Selain itu, surat dari guru honorer bernama Maruntung Sihombing untuk Mendikbud Nadiem Makarim menunjukkan bukti bahwa siswanya termasuk yang 54% anak dari data Dinas Pendidikan Papua yang tidak bisa mempraktikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena berbagai keterbatasan.

Dalam masalah ini, KPAI pun mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk bahu membahu menyediakan sarana dan prasarana daring selama kebijakan belajar dari rumah yang menerapkan PJJ dengan daring, hal ini demi untuk menghilangkan atau setidaknya memperpendek kesenjangan terhadap akses digital.

“Negara setidaknya perlu mengeluarkan subsidi internet untuk rumah-rumah selama jam PJJ berlangsung, dan mengupayakan penyediaan computer jinjing gratis untuk para siswa miskin,” ujar Retno Listyarti dalam keterangannya.

Untuk para guru honorer yang bergaji minim, Retno juga mendesak agar mereka juga mendapatkan subsidi yang sama agar proses pembelajaran daring dapat terlaksana. Retno menekankan, sangat diperlukan intervensi massif dari pemerintah, sehingga Negara dapat dirasakan kehadirannya dalam pemenuhan hak atas pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.

“Perlu diingat, pendidikan adalah hak dasar yang harus dipenuhi Negara dalam keadaan apapun, termasuk situasi darurat seperti saat ini,” tukasnya.

Recent Posts

AKLP Soroti Dampak Impor 105 Ribu Pick-Up India bagi Industri Kaca

MONITOR, Jakarta - Rencana kebijakan impor 105.000 unit kendaraan pick-up dalam bentuk utuh atau Completely…

52 menit yang lalu

Usai Terima Laporan Kenaikan, Mentan Amran Sidak Pasar, Harga Langsung Turun 15 Ribu

MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman langsung turun ke lapangan usai menerima…

3 jam yang lalu

Wujud Empati, Panglima TNI Hadir Kuatkan Keluarga Prajurit Marinir yang Gugur

MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana…

5 jam yang lalu

Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf

MONITOR, Jakarta - Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar,…

5 jam yang lalu

Kasum TNI Tegaskan Peran Berkelanjutan TNI dalam Penanganan Bencana di Sumatra

MONITOR, Jakarta - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon menegaskan bahwa…

7 jam yang lalu

DPR Soroti Kontrak Rp24,66 Triliun Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyoroti kontrak pengadaan kendaraan…

8 jam yang lalu