Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Habiburokhman (dok: suara.com)
MONITOR, Jakarta – Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, mendorong Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk menyelesaikan perkaranya dengan Said Didu secara kekeluargaan.
“Saya mendorong penyelesaian persoalan Pak Luhut dan Pak Said Didu secara kekeluargaan,” ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Senin (4/5).
Habiburokhman mengatakan dirinya sudab membaca klarifikasi mantan Sekretaris Menteri BUMN itu. Menurutnya, Said Didu tidak bermaksud menyerang Luhut secara pribadi.
“Saya sudah baca klarifikasi Pak Said Didu terkait Pak Luhut. Menurut saya jelas bukan serangan pribadi. Sepertinya maksud beliau bahwa orientasi Pak Luhut adalah bagaimana negara mendapatkan keuntungan finansial. Tidak ada yang salah diantara beliau berdua, cuma beda pendapat,” terangnya.
Bahkan Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra itu siap menjadi penjamin Said Didu agar tidak mendapat penahanan. Habiburokhman meyakini, baik Luhut juga tidak bermaksud untuk mencelakakan Said Didu.
“Bila perlu saya siap menjadi penjamin secara hukum agar Pak Said Didu jangan sampai ditahan. Saya juga yakin tidak ada maksud Pak Luhut celakakan Pak Said Didu, beliau orang baik,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Said Didu menyoroti persiapan pemindahan ibu kota negara (IKN) dan menghubungkannya dengan penanganan COVID-19. Said menilai pemerintah saat ini lebih mementingkan peninggalan monumental (legacy) berupa ibu kota baru di atas permasalahan lainnya.
MONITOR, Lumajang - Momentum Idulfitri dimanfaatkan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lumajang untuk…
MONITOR, Jakarta — Tren tiga tahun terakhir, data permohonan pencatatan pernikahan pada bulan Syawal mengalami…
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Related Business (JMRB), memastikan kebersihan…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus…
MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…
MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…