Ketua Satgas dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna/ Foto: Hendrata
MONITOR, Depok – Ancaman pandemi Covid-19 yang tak berujung membuat DPR RI membentuk tim Satgas. Serupa namun tak sama dengan Gugus Tugas Covid-19 versi pemerintah.
Kepengurusan Satgas Daerah Lawan Covid-19 Kota Depok pun terbentuk dan sudah mendapatkan surat keputusan dari Satgas Lawan Covid-19 DPR RI.
Ketua Satgas dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna. Adapun pengurusnya adalah para anggota legislatif DPRD Depok.
“Satgas Daerah Lawan Covid-19 Depok ini untuk membantu pemerintah kota dalam mempercepat penanganan Covid-19 di Depok,” kata Koordinator Satgas H. Hamzah, Kamis (30/4).
Menurut Politisi Partai Gerindra ini, tujuan dibentuk Satgas Daerah Lawan Covid-19 untuk mempermudah kontrol terhadap barang-barang bantuan yang akan disalurkan.
Tim Satgas ini kemudian bekerjasama dengan pengusaha atau donatur lokal untuk masuk ke website dan melihat kebutuhan Rumah Sakit rujukan dan puskesmas-puskesmas yang berdomisili di tempat pengusaha atau donatur lokal berdomisili.
Satgas ini juga bekerja untuk memutus atau mem-bypass mata rantai birokrasi agar bantuan dan dukungan dapat tepat langsung ke sasaran.
“Satgas Lawan Covid-19 tidak menerima bantuan dalam bentuk uang. Satgas ini juga bekerja untuk memutus mata rantai agar bantuan dan dukungan dapat tepat langsung ke sasaran,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Syafii, menegaskan bahwa penguatan sistem pendidikan pesantren…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah menetapkan aturan baru registrasi kartu seluler yang memberi kendali penuh kepada…
MONITOR, Jakarta - Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) Jakarta menghelat Tadarus Isu Strategis (Tadris) dengan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memastikan kesiapan industri pengolahan susu nasional dalam mendukung…
MONITOR, Jakarta - Dengan aset yang telah mencapai Rp7,9 triliun, Bank Kaltimtara dinilai memiliki potensi…