MEGAPOLITAN

Pengamat: Perpanjang WFH Harus Diikuti Sanksi Agar Efektif

MONITOR, Depok – Jumlah korban terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Kota Depok kembali naik pada Rabu, 22 April 2020. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperpanjang sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN. Mereka diberikan perpanjangan masa bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) hingga 13 Mei 2020. 

Wali Kota Depok, Mohammad Idris merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/248/2020. Yaitu tentang penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat dalam rangka percepatan penanganan virus Corona (Covid-19).

Menurut pengamat kebijakan publik Agus Pambagio, perpanjangan WFH bagi ASN ini akan memperparah fungsi pelayanan publik. “Perpanjangan WHF ini malah membuat pemerintah ditingkat Kota dan Kabupaten makin gak karuan, macet semua. Masyarakat juga jadi keleleran” kata Agus Pambagio, kepada redaksi, Rabu (22/4/2020).

Menurut Agus, dalam situasi Pandemi Corona fungsi-fungsi pelayanan publik harus tetap berjalan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat tetap membutuhkan ASN melaksanakan kewajiban pelayanan publik dan sosial. ASN bisa berjalan maksimal, dengan cara digilir dan memanfaatkan teknologi online.

WFH di Kota Depok juga dinilai tidak efektif, karena tidak diikuti dengan pemberian saksi. “WHF itu sia-sia saja karena di jalanan masih banyak masyarakat yang keluyuran. Pemkot Depok harus punya terobosan agar WFH ini efektif,” tuturnya.

Recent Posts

Pembudidaya Ikan Bioflok Sukses Wujudkan Astacita Presiden Prabowo

MONITOR, Karawang - Sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Kelompok…

2 jam yang lalu

Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha menjadikan peringatan Hari Tri…

5 jam yang lalu

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tinggalkan Mina

MONITOR, Mina — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa…

9 jam yang lalu

Panen Raya Jagung GNTI, Rokhmin Dahuri: Modernisasi Pertanian Kunci Kedaulatan Pangan

MONITOR, Pesawaran, Lampung - Transformasi pertanian Indonesia tidak bisa lagi bertumpu pada cara-cara konvensional semata.…

13 jam yang lalu

Dari Gedung Juang, Semangat UMKM Kabupaten Bekasi Tumbuh dan Berkembang

MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…

22 jam yang lalu

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

1 hari yang lalu