BERITA

Pemerintah Larang Mudik, Ini Keluh Kesah PO Bus Kampung Rambutan Jakarta

MONITOR, Jakarta – Kebijakan pemerintah melarang mudik lebaran di tahun ini ternyata memicu keluhan dari sejumlah perusahaan otobus (PO) di Jakarta. Mereka menilai kebijakan itu sangat berdampak pada keuangan dan karyawan mereka yang terpaksa harus dirumahkan.

“Harus gimana lagi mau tidak mau kami harus patuh dengan peraturan pemerintah, meski pun dampaknya sangat terasa sekali,” ujar Devita perwakilan PO Putera Pelangi yang melayani jasa transportasi antar jemput penumpang dari Jakarta menuju Sumatera, di Kampung Rambutan, Jakarta Timur (Jaktim) kepada wartawan, Rabu, (23/4).

Menurut Devita, sejumlah PO Bus di Kampung Rambutan saat ini hanya bisa pasrah dan legowo atas keputusan pemerintah terkait larangan Mudik Lebaran Tahun 2020 tesebut.

“Sejumlah karyawan menjadi korban lantaran dirumahkan sementara. Karyawan diliburkan karena kondisinya seperti ini. Kami hanya bisa pasrah atas larangan mudik yang ditetapkan pemerintah,” keluhnya.

Menurut Devita, pengurangan karyawan dilakukan untuk mengurangi biaya pengeluaran perusahaan atas larangan mudik Lebaran.

“Ada 80 persen penurunan, iya jadi bukan untung lagi bahkan sudah rugi. Untuk gaji karyawan saja, kita banyak PO yang belum membayarkan gaji karyawannya,” kata Devita.

Namun, untuk saat ini pihaknya masih bisa membayarkan gaji karyawan lantaran masih memiliki uang kas.

“Masih ada bulan kemarin, masih bisa. Bulan ini baru saya belum bisa karena bulan April ini benar-benar jatuh banget jadi terpaksa nombok,” pungkasnya.

Recent Posts

Jasa Marga Optimalkan Respons Real-Time melalui One Call Center 133

MONITOR, Jakarta - Menjelang mobilitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat pada periode libur sekolah pada…

6 jam yang lalu

PHK Capai 23 Ribu Orang, Komisi IX DPR Singgung Program JKP Harus Jadi Instrumen Perlindungan Pekerja

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya…

6 jam yang lalu

Bantu Daerah dengan Fiskal Lemah, Legislator Dorong Anggaran PPPK Penuh dan Paruh Waktu Dibiayai APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin mendorong agar Pegawai Pemerintah dengan…

8 jam yang lalu

Kemenperin Siapkan Talenta Industri 4.0 Menuju WorldSkills ASEAN 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian proaktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri sebagai fondasi…

8 jam yang lalu

Sambut Baik Moratorium SPPG Baru, Waka Komisi IX DPR Dorong Transformasi Dapur MBG Berbasis Sekolah

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris menyambut baik keputusan Badan Gizi…

9 jam yang lalu

Komisi VIII DPR Dukung Aturan Tegas Blokir Konten LGBT di Media Sosial

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, memberikan respons positif dan…

10 jam yang lalu