Anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa’addudin Djamal (dok; Instagram)
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa’addudin Djamal mendesak agar LPTVRI segera memberikan penjelasan klarifikasi terkait program belajar yang tengah menjadi polemik di masyarakat saat ini.
Pasalnya, polemik itu mengenai adanya pengaduan orang tua murid soal dugaan adanya sisipan mimbar keagamaan tertentu yang disiarkan pada, Senin (13/4) kemarin.
“Mendesak LPTVRI segera klarifikasi program belajar dari rumah yang menjadi polemik. Merespon pengaduan orang tua murid adanya sisipan acara keagamaan edisi pertama belajar dari rumah yang disiarkan langsung di TVRI tanggal 13 April 2020 yang terlanjur menjadi polemik,” kata Illiza dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (15/4).
Menurut dia, hal itu sebagai bentuk pertanggung jawaban TVRI sebagai penyelenggara kepada publik untuk memberikan klarifikasi secara resmi.
“Apakah berita yang tersebar adalah Hoax (atau tidak) agar polemik/kegelisahan orang tua murid terjawab,” papar politikus PPP itu.
“Saya juga meminta agar TVRI bisa lebih alert dan cepat tanggap dalam merespon berita-berita yang dapat menimbulkan kegelisahan dan polemik di masyarakat,” pungkas Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) itu.
Sebelumnya, beredar di media sosial What’s App Group (WAG) dimana terlihat beberapa anak laki-laki dan perempuan berbusana muslim secara bergantian tengah melantunkan pesan berbalut syair.
Dalam video berdurasi 2.50 menit itu diawali dengan kalimat ‘Ia yang rebah dipangkuan perawan suci, bangkit setelah tiga hari melawan mati’.
MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…
MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…
MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…
MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…
MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…