PARLEMEN

Fraksi Demokrat Ingatkan Erick Tohir Soal Kesehatan Bisnis BUMN

MONITOR, Jakarta – Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengingatkan agar Menteri BUMN Erick Tohir tetap menjaga tagline ‘BUMN hadir untuk Negeri’.

Terlebih, sambung Ibas, di tengah kondisi Indonesia terserang wabah Covid-19, maka kehadiran plat merah dalam rangka mensuport pemerintah pun sangat diperlukan.

Hal tersebut disampaikan Ibas saat rapat kerja Komisi VI DPR RI secara virtual dengan Menteri BUMN, Erick Thohir, dan jajarannya, beberapa hari lalu.

“Kami tentunya hanya mengingatkan sekali lagi agar bisnis BUMN-BUMN tetap sehat tetap terkonsolidasi walaupun dilakukan secara jarak jauh (virtual), apalagi kita tahu tahun ini bukan tahun yang menyenangkan,” kata Ibas dalam keterangan tertulisnya yang diterima MONITOR, di Jakarta, Selasa (7/4).

“Lantaran, banyak indikator ataupun pengamat ekonomi bahkan di dunia memprediksikan pertumbuhan kita juga pasti akan menurun bahkan di dunia cenderung negatif,” tambahnya.

Sehingga, sambung dia, perlu dipastikan cash flow para BUMN aman dan spendingnya juga tepat sasaran dengan dikontrol betul temasuk utangnya.

“Bayangkan saja kalau pengusaha-pengusaha atau usaha-usaha sektor swasta saja sekarang kesulitan,”ucapnya.

Sementara terkait dengan pendemo Covid-19, Ibas menegaskan, tentunya menjadi prioritas utama saat ini adalah keselamatan rakyat.

“Kita harus hadir untuk memberikan solusi. Produksi-produksi BUMN di tanah air kita harus tetap diperhatikan. Kita harus bisa menjadi champion kalau bisa ya kita buka kesempatan juga untuk mencari peluang tersebut,” paparnya.

“Kalau kita bisa memproduksi masker secara besar-besaran setelah kebutuhan Indonesia terpenuhi, Why not?,” ujar anggota komisi VI DPR itu.

Fraksi Partai Demokrat, imbuh Ibas memandang perhatian BUMN tidak hanya yang berkaitan dengan kesehatanya saja. Tetapi, BUMN juga harus hadir untuk memastikan ketersediaan LPG, Gas, BBM, listrik dan koneksi Internet bagi masyarakat.

“Sebagai wakil rakyat kami juga sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden dan pemerintah Social Safety Net harus disiapkan dengan baik, BLT bisa juga melalui Himbara (Himpunan Bank Milik Negara),” terangnya.

Recent Posts

Kemen PPPA Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, Libatkan 16 Mahasiswa

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengecam keras dugaan kasus pelecehan…

4 jam yang lalu

Produksi Gula BUMN Naik 58%, HKTI Lumajang: Jangan Rayakan Angka di Atas Derita Petani!

MONITOR, Lumajang - Klaim lonjakan produksi gula BUMN hingga 58% pasca-merger ID Food dan PTPN…

4 jam yang lalu

RI-Tiongkok Bangun Platform Integrasi Tingkatkan Kualitas SDM Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat langkah transformasi sektor manufaktur nasional menuju era industri…

4 jam yang lalu

Darurat Kekerasan di Pendidikan, JPPI: 233 Kasus dalam 3 Bulan Didominasi Kekerasan Seksual

MONITOR, Jakarta — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyatakan kondisi darurat kekerasan di dunia pendidikan menyusul…

8 jam yang lalu

Heboh Isu Pesawat Militer AS Bebas Melintas di RI, Ini Respons Komisi I DPR

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyoroti isu tentang perjanjian akses bagi…

8 jam yang lalu

Kolaborasi Pemkot Tangsel dan Baznas Dorong Kesejahteraan Warga, Transparansi Pengelolaan Dana Jadi Prioritas

MONITOR, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus…

14 jam yang lalu