POLITIK

Faisal Sebut Luhut Berbahaya dari Corona, Demokrat: Ini Ujaran Kebencian

MONITOR, Jakarta – Ekonom senior Faisal Basri belum lama ini menyebut Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, lebih berbahaya daripada virus Corona (Covid-19). Pernyataan Faisal pun seketika menjadi viral dan trending di lini Twitter.

“Luhut Panjaitan lebih berbahaya dari coronavirus COVID-19,” ujar Faisal Basri dalam cuitannya, Jumat (3/4) malam.

Menanggapi hal ini, politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebut bahwa pernyataan Faisal bukan merupakan kritik, melainkan sebuah ujaran kebencian yang tendensius menyerang pribadi Luhut.

“Yang bilang pernyataan Faisal Basri ini sebagai kritik adalah sebuah kesalahan,” ujar Ferdinand dalam keterangannya, Sabtu (4/4).

Ia menilai, pernyataan tersebut sudah masuk kategori pencemaran nama baik.

“Ini bukan kritik tapi ujaran kebencian, menyerang pribadi Pak Luhut dengan tendensi negatif yang juga masuk kategori pencemaran nama baik,” tegasnya.

Ferdinand bahkan balik ‘menyentil’ Faisal saat diberikan amanah mengurusi mafia migas, namun ternyata gagal.

Recent Posts

Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…

11 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana di Takengon

MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…

1 hari yang lalu

Keselamatan Jemaah Umrah Harus Diutamakan di Tengah Konflik Arab Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencana

MONITOR, Pidie, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama TikTok Shop by…

1 hari yang lalu

Pemupukan Berimbang dengan Pureplant Dongkrak Panen Padi hingga 10 Ton per Hektare

MONITOR, Bantul - Produksi padi pada demplot seluas 5 hektare yang dikembangkan Kelompok Tani Lestari…

1 hari yang lalu

Ketiban Berkah, Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026 di Semarang

MONITOR, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak…

1 hari yang lalu