BUMN

Pertamina dan  Hiswana Migas Sterilkan 600 SPBU di Jawa Bagian Barat

MONITOR, Jakarta – Sejak 26 Maret 2020, Pertamina menggalakkan sterilisasi melalui penyemprotan disinfektan secara bertahap di seluruh SPBU wilayah Marketing Operation Region (MOR) III, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19, mengingat SPBU merupakan tempat publik berlalu-lalang untuk memenuhi kebutuhan energi setiap harinya.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengungkapkan, kegiatan tersebut dilaksanakan bersinergi dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) serta menggandeng berbagai pihak, seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP dan lembaga nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Penyemprotan disinfektan dilakukan di area pulau pompa, toilet, musholla, ruang istirahat operator, Bright Store serta layanan nonfuel yang berada di area SPBU,  seperti ATM dan lain-lain,” jelas Dewi.

Sampai dengan Rabu (1/4), MOR III telah melakukan sterilisasi  sekitar 600 SPBU. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan mengisi BBM dan memanfaatkan fasilitas-fasilitas di SPBU.

Dewi menambahkan,  Pertamina juga telah mengeluarkan beberapa prosedur tambahan di lingkungan SPBU terkait pencegahan penularan Covid-19.

“Operator di SPBU diwajibkan cek suhu tubuh saat akan mulai dan mengakhiri shift. Operator juga wajib menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan. Di sekitar area pulau pompa pun juga sudah dilengkapi dengan hand sanitizer yang dapat digunakan konsumen serta operator setelah selesai bertransaksi. Physical distancing antara operator dan konsumen juga telah kami terapkan. Di SPBU self-service, nozzle juga wajib disemprot disinfektan secara berkala,” jelas Dewi.

Pertamina juga turut mendorong konsumen untuk melakukan pembayaran nontunai (cashless) saat membeli produk-produk Pertamina, salah satunya melalui aplikasi MyPertamina.

Dengan melakukan transaksi melalui aplikasi MyPertamina, konsumen juga dapat sekaligus berdonasi untuk pembelian Alat Pelindung Diri bagi tenaga medis di rumah sakit.

Upaya-upaya meminimalkan penularan COVID-19  tidak hanya dilakukan di SPBU, namun juga di jaringan distribusi energi lainnya, seperti SPBE, agen, dan pangkalan resmi Pertamina.

Pihaknya juga menerangkan bahwa operasional SPBU maupun SPBE tetap berjalan normal, sehingga masyarakat tidak perlu panik dalam melakukan pembelian BBM maupun LPG.

Recent Posts

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

11 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

1 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu