MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah mendistribusikan sebanyak 2.400 alat Rapid Test virus Corona ataubCovid-19 ke rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Kota Depok.
Alat pendeteksi Covid-19 tersebut diprioritaskan untuk tenaga medis, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP).
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pihaknya terus berupaya menambah jumlah alat tersebut. Saat ini, pihaknya telah melakukan pemesanan dan akan segera dikirim dalam waktu dekat.
“Tidak hanya itu, tadi pagi saya sudah berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Alhamdulillah, Pemprov Jabar akan membantu sebanyak 1000 kit alat Rapid Test,” katanya kepada wartawan, Sabtu (28/3).
Idris menjelaskan, tes cepat atau Rapid Test di Kota Depok telah dilaksanakan sejak tanggal 25 Maret lalu di seluruh rumah sakit yang menangani PDP dan Puskesmas. Dengan sasaran tenaga kesehatan, PDP dan ODP.
“Untuk saat ini pemeriksaannya masih berlangsung di rumah sakit – rumah sakit yang merawat PDP dan Puskesmas,” jelasnya.
MONITOR, Jakarta — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajukan penambahan sebanyak…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah mempercepat pemerataan pasokan protein hewani nasional melalui pembangunan ekosistem hilirisasi ayam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam upaya memperkuat industri baja nasional sebagai salah satu sektor…
MONITOR, Den Haag — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan terus memperluas akses pasar rempah dan produk…
MONITOR, Bogor - Di tengah padatnya kawasan hunian di Komplek Perumahan Arya Green Residence, Tajur…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupaya mempercepat pemulihan ekonomi pengusaha…