PARLEMEN

Selama WFH, Politikus Gerindra: Pemerintah Harus Juga Pikirkan ‘Dapur’ Masyarakat Miskin

MONITOR, Jakarta – Pemerintah diminta untuk tidak egois dalam menjalankan kebijakan work from home (WFH) dalam penanganan penyebaran virus Corona, terutama kepada masyarakat dengan penghasilan rendah atau kurang mampu.

Hal itu disampaikan Politikus Gerindra Novita Wijaya saat dihubungi, di Jakarta, Minggu (22/3).

Pemerintah, kata dia, baik pusat maupun daerah perlu memberikan solusi bagi para kelompok dengan penghasilan per hari atau para pekerja lepas.

“Pemerintah juga harus memperhatikan dan memberikan formulasi untuk masyarakat dengan ekonomi kurang mampu atau yang pendapatannya harian,” kata Novita.

Ia meyakini, masih adanya aktivitas yang dilakukan sejumlah orang, lantaran adanya kekhawatiran keberlangsungan individu atau pun keluarga.

Sehingga, usul anggota Komisi V DPR RI ini, harus ada perhatian pemerintah secara serius di tengah kebijakan WFH yang berlangsung selama dua pekan tersebut. 

Sementara terkait dengan teknis kordinasi bantuan, Novita menyarankan agar disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing agar tepat sasaran.

“Kalau mau rakyat bawah tertib tidak keluar rumah selama 14 hari. Mungkin bisa dipikirkan caranya antara lain. Pemerintah Pusat /Pemprov/Pemda berkoordinasi membagikan setiap rumah atau kartu keluarga (KK) bantuan sembako untuk mencukupi kebutuhan makanan minimal stock 2 minggu /14 hari ini,” ujar dia.

“Jadi mereka tidak akan nekad tetap keluar rumah. Mereka nekad karena takut anak istri ga makan. Ini diperuntukan untuk mereka yang miskin dan penghasilannya ga jelas hariannya,” pungkas Novita.

Recent Posts

Kementerian UMKM Apresiasi Cara UKB Bandar Lampung Siasati Biaya Kemasan

MONITOR, Lampung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi peran Unit Kemasan Bersama (UKB)…

20 jam yang lalu

Personel RI yang Tewas di Lebanon Bertambah, DPR Dorong PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan Perdamaian

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka…

21 jam yang lalu

Debt Collector Tipu Ambulans-Damkar untuk Tagih Utang, Legislator: Pidanakan karena Bahayakan Nyawa Orang!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti praktik penagihan utang oleh pihak…

21 jam yang lalu

Siswa di DIY Dikeroyok Hingga Tewas, Komisi III DPR Dorong APH Petakan Kelompok Berisiko

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti insiden tewasnya seorang pelajar…

21 jam yang lalu

Lompatan Global Fikes UIN Jakarta: Lima Prodi Raih Akreditasi Internasional ASIIN Tanpa Syarat hingga 2030

MONITOR, Ciputat - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menorehkan capaian strategis dalam penguatan…

22 jam yang lalu

Perkuat UMKM Pertanian, Kementerian UMKM Dorong Akses Pasar dan Pembiayaan

MONITOR, Denpasar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor…

23 jam yang lalu