MEGAPOLITAN

Dinkes DKI Siapkan RSKD Duren Sawit Khusus Tangani Pasien Virus Corona

MONITOR, Jakarta – Seiring bertambahnya jumlah pasien positif COVID 19 di Ibu Kota yang hingga kini mencapai 117 orang. Pemerintah Provinsi Jakarta (Pemprov DKI) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) pun mengupayakan penambahan daya tampung ruangan untuk perawatan para pasien.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, pihaknya pun berniat untuk menggunakan gedung di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit yang dikhususkan untuk menangani orang yang terindikasi terjangkit virus mematikan itu.

Menurutnya, gedung di RSKD itu merupakan gedung yang baru selesai dibangun.

“Saat ini kebetulan ada bangunan gedung baru yang terpusat. Kita juga akan gunakan untuk mempersiapkan dalam rangka pasien terkait Covid-19,”ujarnya.

Kata Widyastuti, secara keseluruhan, jumlah kapasitas DKI dalam menampung pasien corona sudah bertambah. Hingga saat ini daya tampungnya mencapai 500 sampai 1000 pasien.

“500 sampai 1000 tempat tidur. Pasien dalam pengawasan (suspect),” tuturnya.

Selain RSKD Duren Sawit, disebutkan Widyastuti, Pemda DKI juga menambah kapasitas ruangan penambahan untuk pasien tepapar corona di RSUD Pasar Minggu dan RSUD Cengkareng.

Meski demikian, ia mengakui tidak bisa mengikuti kebijakan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sulianti Saroso yang mulai Senin hanya merawat pasien rawat inap khusus corona. Alasannya karena ada fasilitas yang juga harus digunakan bagi pasien noncorona.

Ada alat radioterapi sehingga tidak mungkin kita kosongkan. Harus disediakan juga untuk pasien yang sudah dalam posisi immunocompromised,” jelasnya.

Adapun saat ini ada delapan RS rujukan penanganan corona di DKI yakni di RSUP Fatmawati, RSU Bhayangkara, RSAL Mintohardjo, RSUD Cengkareng, RSUD Pasar Minggu, RSPI Sulianti Saroso, RSPAD Gatot Soebroto, dan RSUP Persahabatan.

Recent Posts

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

2 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

5 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

7 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

11 jam yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

1 hari yang lalu

Akademisi Ilmu Komunikasi Soroti Celah Pengawasan Pemilu di Era Digital

MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…

1 hari yang lalu