PARLEMEN

DPR Dukung Langkah Kementan soal Penanganan Virus Corona

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin, mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengantisipasi masuknya covit 19 atau virus Corona 2019-nCoV di Indonesia dengan melakukan mitigasi di gerbang-gerbang masuk produk pertanian.

Selain itu, Kementan dibawah pimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga sudah memerintahkan seluru unit pada badan karantina pertanian untuk melakukan disinfektan kepada penumpang pembawa media hewan di tiap-tiap pendaratan pesawat.

“Kita mengapresiasi kerja keras Kementan yang benar-benar memeriksa produk pertanian dari luar. Berkat itu, sampai hari ini produk pertanian yang kita gunakan juga terbebas dari virus Corona,” kata Andi Akmal, Senin, 2 Maret 2020.

Menurut dia, Kementan melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) sudah melakukan langkah yang tepat dengan melakukan pemeriksaan intensif, terutama di tempat pemasukan impor.

“Pemeriksaan pada lalu lintas hewan dan produknya sudah sangat ketat, tinggal kewaspadaan dari Badan Karantina yang harus tetap terjaga,” katanya.

Seperti diketahui bersama, Kementerian Kesehatan RI baru saja mengumumkan adanya WNI yang positif virus Corona. Namun hingga kini belum ditemukan kasus penularan virus Corona melalui produk pertanian. Tetapi pemeriksaan akan tetap diperketat terutama pada produk pertanian yang berasal dari China.

“Semua Kementerian dan Lembaga Pemerintah saling bersinergi untuk mencegah masuknya virus Corona. Namun kita harus tetap waspada untuk selalu memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Di tempat yang berbeda, Pengamat Pertanian yang juga Ketua Harian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Entang Sastraatmaja mengatakan bahwa Kemetan harus memperkuat deteksi dini pada seluruh produk pertanian Indonesia dan memastikan keamanan pangan masyarakat.

“Sampai saat ini produk pertanian masih aman, tetapi harus dilakukan pendeteksi dini secara lebih lanjut,” ujar Entang.

Entang menambahkan, Badan Karantina Pertanian harus mengajak semua pihak agar saling bekerja melakukan upaya pencegahan. Kata dia, Barantan harus ditopang oleh lembaga lain untung memastikan kemanan produk pertanian.

“Semua element harus mendukung badan karantina pertanian karena ini menyangkut pangan seluruh masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Recent Posts

Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmennya untuk menghadirkan jalan tol yang lancar,…

3 jam yang lalu

Kemnaker: 46.160 Peserta Mulai Ikuti MagangHub Angkatan II Batch 1

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Lulusan Perguruan Tinggi…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan OJK Sepakat Akselerasi Pembiayaan dan Perluasan Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

4 jam yang lalu

DPR Dorong Maksimalkan Penggunaan Teknologi untuk Padamkan Kebakaran di Kawasan Bromo

MONITOR, Jakarta - Anggota Komis IV DPR RI, Daniel Johan menyesalkan terjadinya kebakaran hebat di…

7 jam yang lalu

Sidak Kemenhaj Jakarta Timur, Wamenhaj Dahnil Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Penyimpangan Haji

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak…

12 jam yang lalu

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Warga dari Karhutla

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan…

19 jam yang lalu