BERITA

Mulai dari Banjir, Dua Cawagub DKI Bicara Carut Marut Persoalan Jakarta

MONITOR, Jakarta – Dua calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Nurmansyah Lubis dan Ahmad Riza Patria, bicara soal Jakarta di hadapan kader Demokrat Jakarta. Keduanya hadir dalam diskusi yang digelar Partai Demokrat Jakarta yang bertajuk “Nasib Jakarta Pasca Ibukota Pindah” Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa (25/2)

Cawagub PKS Nurmansyah Lubis mengatakan, dua normalisasi dan naturalisasi yang disebut-sebut ampuh untuk menangani banjir di Ibukota Jakarta sebaiknya dikombinasi, bukan malah dibenturkan.

“Dua-duanya bisa kombinasi, combine,” ujar Bang Ancah, sapaan akrabnya.

Pada intinya, sambung Ancah, naturalisasi ini tidak adanya betonisasi sehingga aliran air akan menyerap baik di sisi kanan maupun kiri sungai.

“Nggak bisa dipertentangkan tapi kombinasi. Di tata ruang kita juga begitu mana yang normalisasi mana yang dinaturalisasi begitu,” ujarnya.

Namun, Ancah menambahkan, konsep naturalisasi hanya bisa dikerjakan dengan waktu yang panjang tidak bisa dalam kurun waktu yang pendek.

“Misalnya banjir kanal timur banjir kanal barat itu kan belum nyambung,” pungkas Ancah.

Sementara itu, Ahmad Riza Patria cawagub dari Gerindra mengatakan persoalan Jakarta diantaranya banjir. Pihaknya lebih mempercayakan kepada Gubernur Jakarta yang sudah punya konsep bagus. Oleh karenanya, Ariza sapaan akrabnya mengaku tidak ingin bicara terlalu jauh.

“Bahkan sampai saat ini saya merasa serba salah. Di satu sisi ingin bertemu dan berbicara mengenai program Pemerintah Provinsi DKI, di sisi lain menjaga Anies yang tidak mau ikut campur urusan politik,” terangnya.

“Jadi sampai hari ini saya serba salah. Mau menghadap (bertemu langsung) salah, nggak menghadap salah,” tuturnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini pun mengaku hanya memanfaatkan momentum acara formal untuk bertemu, sekalipun kesempatan untuk berada dalam satu acara itu sulit dilakukan.

Recent Posts

IPW Apresiasi Polda Jabar Tangkap Tersangka Penyiksaan dan Penyekapan YTR, Desak Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

MONITOR, Jakarta – Indonesian Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…

4 jam yang lalu

Jangan Korbankan Cadangan Strategis Demi Smelter, Pemerintah Diminta Konsisten Batasi Produksi Nikel

MONITOR, Jakarta - Transisi Bersih meminta Pemerintah Indonesia tidak menambah kuota produksi nikel pada tahun…

7 jam yang lalu

Sambut Kepulangan PPIH Daker Makkah, Menhaj Apresiasi Dedikasi Petugas dan Tegaskan Penguatan Kualitas Layanan

MONITOR, Tangerang - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyambut kepulangan kelompok pertama Petugas…

10 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Minta Pelaku Penyekapan Perempuan Dihukum Berat, Dorong Polri Tingkatkan Keamanan Warga

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta agar pelaku kasus penyekapan…

10 jam yang lalu

Pemadaman Listrik Bergilir Masih Pelik, Legislator Minta Pejabat yang Bertanggung Jawab Mundur!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam kembali meminta PT PLN (Persero)…

10 jam yang lalu

DPR Minta Agar Ketersediaan Solar dan Pupuk Subsidi Jadi Prioritas Program Pemerintah Tahun 2027

MONITOR, Jakarta - Berbagai kementerian/lembaga meminta tambahan anggaran untuk program Pemerintah di tahun 2027. Di…

10 jam yang lalu