BERITA

DPR Diminta Rancang UU Larangan Tayangan Rokok di Media

MONITOR, Jakarta – Jumlah perokok di kalangan anak-anak semakin meningkat. Komite Nasional Pengendalian Tembakau (KNPT) pun khawatir jika kondisi ini akan mempengaruhi daya saing dan prestasi generasi bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Saat rapat bersama Komisi I DPR, Ketua KNPT Hasbullah Thabrani mengatakan bahwa Indonesia saat ini sangat tertinggal dalam hal prestasi dibandingkan negara tetangganya seperti Malaysia, Vietnam dan Singapura.

Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi bangsa, kata dia, yakni jumlah konsumen zat adiktif seperti rokok sangat meningkat. Ia mengatakan, hal tersebut dapat mempengaruhi prestasi generasi muda di kancah asia maupun dunia.

“Per 10 juta penduduk Indonesia cuma dapat 0,2 medali emas per 10 juta penduduk sementara Malaysia bisa mendapatkan tiga, jadi 15 kali lebih hebat dari kita, Vietnam mendapatkan satu, Singapura mendapatkan 5,3 kita coba korelasikan terhadap prevalensi perokok remaja kitalah yang juara 19%,” ujar Hasbullah, Senin (24/2).

Ia menambahkan, daya saing bangsa Indonesia saat ini berada di ranking 50 dengan 19% remaja perokok, Singapura berada di ranking pertama dengan daya saing skornya 84 di dunia dengan angka prevalensi perokok remaja 4%. Untuk itu, ia berharap agar Komisi I DPR membuat regulasi yang dapat menghentikan peredaran rokok melalui media.

“Kami menghimbau apakah akan kita berikan informasi kepada yang membangun, menyehatkan, produktif kedepan atau kita pilih yang menyebabkan menyadu dan menurunkan daya tahan kita,” imbuhnya.

“Kami memohon kepada bapak dan ibu anggota komisi satu agar sebisanya kita stop informasi yang membuat rakyat menyandu, kita dorong agar masyarakat menghindari zat adiktif tersebut,” tambahnya.

Recent Posts

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

4 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

1 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu