Disdik DKI Himbau Pelajar Lakukan Kegiatan Positif Ketimbang Rayakan Valentine

Ilustrasi pelajar solat berjamaah (Foto: NU Online)

MONITOR, Jakarta – Seruan untuk tidak merayakan hari kasih sayang atau valentine day terus disuarakan diberbagai daerah oleh Dinas Pendidikan. Tak terkecuali Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Ketimbang merayakan hari kasih sayang, mending kata Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, para pelajar mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan positif. Semisal dengan beribah.

“Di sekolah ada kegiatan positif, duha bareng, tadarus zuhur. Cara seperti itu akan lebih efeltif terhadap anak-anak mengedepankan aspek spiritualnya,” ucapnya, Kamis (13/2).

Selain mendekatkan diri kepada sang pencipta, Syafuloh menambahkan, para pelajar juga bisa mengisi waktu luang dengan beleajar kelompok.

“Manfaatkan waktu dengan hal-hal positif, setiap malam yang muslim ke masjid atau belajar kelompok,” ujarnya.

Sejumlah daerah sendiri saat ini telah menerbitkan surat larangan perayaan hari Ventine bagi para pelajar di wilayahnya.

Terkait surat edaran itu, Syaefuloh mengatakan, Disdik DKI sampai saat ini masih membahasnya.

“Mengenai hal ini (surat edaran) nanti kita bahas,” kata Saefuloh.

Ia pun mengaku, pihaknya tak mau terburu-buru mengeluarkan surat edaran itu lantaran saat ini pihak Disdik DKI lebih memilih menggencarkan program magrib mengaji dan kelompok belajar malam.

“Kami sedang gencar mengkampanyelan kegiatan magrib mengaji dan kelompok belajar malam. Ini sudah berjalan lama dan saya yakin dengan kegiatan positif seperti ini anak-anak akan melalukan kegiatan itu,”pungkasnya.