Tampung Air Hujan, BWS Kalimantan III Diminta Segera Bangun Kolam Retensi

Anggota DPR RI periode 2019-2024 Irwan. Foto: Ist

MONITOR, Jakarta – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III disarankan agar membangun kolam retensi untuk menggantikan lahan resapan air yang terlanjur dibangun perumahan.

Saran tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Irwan kepada awak media usai meninjau Waduk Benanga Lempake, Samarinda Utara, dimuat Minggu (26/1).

“Jadi kita selamatkan sekarang lahan-lahan kosong dari pembangunan perumahan, dan mesti dibebaskan Pemerintah Kota,” kata Irwan.

“Kemudian dibangun kolam retensi, sehingga air hujan tidak masuk semua ke Sungai Karang Mumus (SKM),” tambahnya.

Menurut dia, kolam retensi dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir di beberapa daerah di tanah air. 

Solusi jangka panjang ini perlu didukung pula dengan solusi jangka pendek, seperti pelebaran alur sungai dan meninggikan tanggul. 

Irwan berpandangan, hal tersebut tidak sulit bagi Pemerintah Kota untuk membebaskan lahan kosong agar bisa dibangun kolam retensi.

“Kolam retensi merupakan kolam yang dibuat untuk menggantikan fungsi lahan resapan yang sudah tidak maksimal dikarenakan banyak hal. Misalnya saja lahan resepan yang tertutup, lahan resapan yang berubah fungsi menjadi kawasan perumahan dan perkantoran serta beberapa penyebab lainnya,” paparnya.

Oleh karena itu, sambung dia, yang dibebaskan jangan lahan yang sudah ada dibangun perumahan. Yang segera diamankan itu secara tata ruang adalah lahan kosong di-SK-kan sebagai ruang terbuka hijau atau kawasan sepandan, kawasan pelindung tangkapan air.

“Itu yang kemudian jadi kolam retensi, terutama sekitar anak-anak sungai sekitar SKM. Karena cukup 400 ribu meter per kubik,” pungkas politisi Fraksi Partai Demokrat.