POLITIK

Trump Dimakzulkan Parlemen AS, Fahri Hamzah Ingatkan Presiden Berhati-hati

MONITOR, Jakarta – Pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump oleh parlemen Amerika Serikat (AS) menuai peerhatian dari politikus Fahri Hamzah. Eks Wakil Ketua DPR ini mengatakan, sekuat apapun sosok presiden tetap tidak boleh melampaui sebuah hukum.

Fenomena Trump dimakzulkan ini, bagi Fahri, adalah hal yang biasa. Menurutnya, peristiwa pemakzulan presiden di negeri Paman Sam ini sudah terjadi tiga kali kongres.

“Ini untuk ke-3 kalinya kongres Amerika menjatuhkan presiden di sebelah kamarnya. Meski tak ada yang betul-betul jatuh sebelumnya (Andrew Johnson dan Bill Clinton), tapi ini memberi pelajaran kuat dalam tradisi ketatanegaraan Amerika Serikat bahwa tidak ada yg boleh melanggar hukum,” kata Fahri Hamzah dalam keterangannya, Jumat (20/12).

Ia menegaskan, kejadian pemakzulan Donald Trump adalah bukti bahwa hukum akan berlaku bagi pemimpin yang melanggar.

“Sekali lagi, sistem politik dan ketatanegaraan Amerika Serikat menunjukkan kehebatannya. Bahwa presiden, sekuat dan sehebat apapun tidak boleh melampaui hukum. Sehingga dibuktikan secara telanjang oleh kongres (kamar DPR) bahwa ia telah melanggar dan kayak dijatuhkan,” tukasnya.

Inisiator Partai Gelora Indonesia ini mengingatkan, siapapun presiden sebuah negara agar berhati-hati dalam mengelola kekuasaan. Selain itu, ia berpesan agar pihak legislatif semakin berani untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja eksekutif.

“Semoga menjadi pelajaran dimanapun. Agar presiden dimanapun tetap berhati-hati. Dan legislatif di manapun berani melakukan pengawasan atas kemungkinan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh top eksekutif. Selamat meneruskan tontonan drama pemakzulan ini!” tandasnya.

Recent Posts

Kemen PPPA Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, Libatkan 16 Mahasiswa

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengecam keras dugaan kasus pelecehan…

11 jam yang lalu

Produksi Gula BUMN Naik 58%, HKTI Lumajang: Jangan Rayakan Angka di Atas Derita Petani!

MONITOR, Lumajang - Klaim lonjakan produksi gula BUMN hingga 58% pasca-merger ID Food dan PTPN…

11 jam yang lalu

RI-Tiongkok Bangun Platform Integrasi Tingkatkan Kualitas SDM Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat langkah transformasi sektor manufaktur nasional menuju era industri…

12 jam yang lalu

Darurat Kekerasan di Pendidikan, JPPI: 233 Kasus dalam 3 Bulan Didominasi Kekerasan Seksual

MONITOR, Jakarta — Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyatakan kondisi darurat kekerasan di dunia pendidikan menyusul…

15 jam yang lalu

Heboh Isu Pesawat Militer AS Bebas Melintas di RI, Ini Respons Komisi I DPR

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyoroti isu tentang perjanjian akses bagi…

16 jam yang lalu

Kolaborasi Pemkot Tangsel dan Baznas Dorong Kesejahteraan Warga, Transparansi Pengelolaan Dana Jadi Prioritas

MONITOR, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus…

22 jam yang lalu