POLITIK

Terungkap Alasan Prabowo Tak Jadikan Fadli Zon sebagai Jubir Khusus

MONITOR, Jakarta – Penunjukan lima juru bicara (jubir) khusus Partai Gerindra oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, sempat menjadi buah bibir. Pasalnya Prabowo tak memasukan nama Fadli Zon dalam daftar nama jubir khusus tersebut.

Lantas apa alasan Prabowo tak membawa nama Fadli Zon?

“Tidak ada alasan apa-apa, kan itu ada tour of duty pergantian, biasa itu,” kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/12).

Tak hanya itu, Prabowo pun membantah adanya anggapan bahwa Fadli Zon tak dipilih menjadi jubir khusus karena kerap mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Prabowo pun terlihat lebih irit bicara, untuk menjelaskan secara jelas alasannya tak menunjuk Fadli Zon.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, meskipun Fadli Zon tak masuk dalam jubir khusus, namun bukan berarti partai melarang Fadli Zon untuk bersuara. Ditegaskan Muzani, partai tak memiliki hak untuk melarang kader yang bukan berstatus sebagai juru bicara khusus untuk bicara sesuai porsinya.

Menurutnya, para kader non-jubir khusus itu memiliki kewenangan untuk sekadar bicara di komisi terkait atau mewakili daerah pemilihannya (dapil) masing-masing.

Ya, di luar dari jubir khusus itu kami enggak punya hak untuk melarang, karena mereka sesungguhnya punya kewenangan untuk bicara di komisinya, untuk bicara di dapilnya,” imbuh Muzani.

Sementara itu seperti diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjuk lima kadernya sebagai Jubir Khusus partai. Kelima kader Gerindra yang ditunjuk sebagai jubir khusus itu yaitu Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria, Ketua DPP Gerindra Habiburakhman serta dua Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan Sugiono

Recent Posts

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

4 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

4 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

10 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

2 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

2 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

2 hari yang lalu