POLITIK

Golkar Minta Pemprov DKI Bentuk Tim Independen Awasi Kinerja TGUPP

MONITOR, Jakarta – Setelah Wakil Rakyat Jakarta meloloskan anggaran untuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan mengurangi jumlahnya menjadi 50 orang. Namun, para politisi Kebon Sirih meminta agar Pemprov DKI membetuk tim independen untuk mengawasi kinerja dari TGUPP.

“Ya, kami di dewan sudah meloloskan anggaran untuk TGUPP. Namun demikian, kami di Fraksi Golkar meminta Pemprov DKI membentuk sebuah tim atau lembaga independen untuk mengawasi kinerja TGUPP ini,”ungkap Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI, Basri Baco kepada MONITOR, Rabu (11/12).

Dijelaskan Baco, usulan pembentukan tim independen tersebut bukan tanpa alasan, menurutnya tim independen ini bagi Fraksi Golkar sangat penting dimana laporan tim independen bisa menjadi pijakan para anggota dewan untuk mengevaluasi apakah layak atau tidak TGUPP kembali dikasih anggaran di tahun berikutnya.

“Kemarin kan dalam pembahasan RAPBD 2020 dewan ribut soal kinerja TGUPP. Ada yang bilang kinerjanya buruk, ada yang bilang bagus. Namun saya melihatnya penilaian itu tanpa ada dasarnya tidak ada tolak ukurnya,”terangnya.

Nah dengan adanya tim independen ini, dikatakan Baco, penilaian itu tidak subjektif lagi melain dibuktikan dengan data lengkap.

“Jadi dalam persoalan TGUPP ini Fraksi Golkar sepakat di 2020 usulan anggaran TGUPP disetujui. Namun, di tahun berikutnya harus benar-benar dievaluasi dengan data yang akurat,”pungkasnya.

Sekedar diketahui, pembahasan anggaran TGUPP menjadi pembahasan alot dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI

Semua anggota Banggar dari semua fraksi yang ada di DPRD DKI mengeluarkan argumennya terkait keberadaan TGUPP. Kendati demikian akhirnya DPRD DKI tetap meloloskan angaran TGUPP dan hanya mengurangi jumlahnya dari 67 menjadi 50 orang.

Recent Posts

Aksi Taruna Akademi TNI Bersihkan Sekolah Pascabanjir Aceh Tamiang

MONITOR, Aceh Tamiang - Taruna Akademi TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda…

2 jam yang lalu

Kepala Barantin Bersama Mentan Tindak Tegas Pemasukan Beras Tanpa Dokumen Karantina

MONITOR, Karimun - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam kunjungan…

7 jam yang lalu

Menhaj Irfan Yusuf: Integritas ASN Fondasi Utama Layanan Haji

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menekankan pentingnya perubahan…

11 jam yang lalu

Tembus Rp270,9 Triliun, DKI Jakarta Kuasai Investasi Dalam Negeri

MONITOR, Jakarta - Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan perannya sebagai magnet utama investasi dalam negeri.…

13 jam yang lalu

Wujud Toleransi, 57 Siswa Kristen-Katolik Sekolah di MIN 3 Sumba Timur

MONITOR, Jakarta - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sumba Timur menjadi tempat belajar bersama bagi…

14 jam yang lalu

SETARA Institute: Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme Ancam Supremasi Sipil dan Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI)…

16 jam yang lalu