POLITIK

Tak Diwajibkan Ngantor, Wewenang dan Tupoksi Stafsus Milenial Dipertanyakan

MONITOR, Jakarta – Ada hal menarik yang disampaikan Presiden Jokowi saat memperkenalkan tujuh staf khususnya dari kalangan milenial pada Kamis, 21 November 2019 kemarin. Jokowi mengatakan, para stafnya itu tidak perlu ngantor penuh waktu (full time) di Istana.

“Tidak full time, (karena) beliau-beliau sudah memiliki kegiatan dan pekerjaan,” kata Jokowi kepada wartawan.

Menurut Jokowi, para staf khususnya ini bisa memberikan masukan kepadanya kapan saja tanpa terikat ruang dan waktu. Apalagi, ketujuh milenial tersebut merupakan pengusaha muda yang kini masih memimpin perusahaannya masing-masing.

Jokowi juga menjelaskan, ketujuh stafnya itu tidak diberikan bidang khusus karena tugas mereka semuanya sama.

Mengenai keputusan Jokowi, Ketua DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean khawatir para anak muda ini kedepan tidak mendapatkan porsi kesempatan bertanya atau ditanya oleh sang Presiden. Bahkan, menurutnya sayang jika kemampuan mereka diabaikan.

“Jangan sampai stafsus ini ditanya enggak pernah, bertanya enggak boleh. Sayang kan kemampuan mereka?” ujar Ferdinand Hutahaean, Jumat (22/11).

Ferdinand menyarankan, agar Jokowi memberikan wewenang dan tupoksi yang jelas bagi ketujuh milenial tersebut agar mengetahui tanggungjawab mereka kepada Presiden.

“Jadi ada baiknya diputuskan dulu wewenang mereka apa saja, dan tupoksinya seperti apa serta garis koordinasinya bagaimana dengan Presiden,” pungkasnya.

Recent Posts

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

2 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

24 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu