Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aplikator ojek daring pasca insiden bom bunuh diri di markas Polrestabes Medan. Pasalnya, pelaku pengeboman saat itu mengenakan atribut ojek daring.
Budi pun mengusulkan agar kedepan penjualan dan pendistribusian atribut tersebut dibatasi. “Berikutnya komunikasi dengan aplikator, apakah mungkin penjualannya atau pendistribusiannya dibatasi pada profesi,” ujar Budi Karya kepada wartawan, Rabu (13/11).
Selain itu, Budi akan memperketat pengawasan terhadap ojek online karena selama ini hanya terfokus pada keselamatan dan keamanan berkendara.
Menanggapi hal ini, Fahri Hamzah meminta agar Menko Polhukam menyelesaikan masalah kasus terorisme secara terbuka. Ia berharap, pemerintah tidak menutup-nutupi apa yang terjadi dibalik peristiwa teror ini.
“Pak Mahfud MD, cara kita menyelesaikan masalah ini adalah dibuka, apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Fahri, Kamis (14/11).
Inisiator Partai Gelora ini menyarankan, pemerintah bisa memulai membuka kasus tersebut dari insiden penusukan Wiranto. Ia mengingatkan, agar pelaku jangan disembunyikan apalagi dibunuh.
“Kita mulai dari penusuk pak Wiranto yang bisa jadi saksi hidup. Kita wawancara di depan publik agar jadi pelajaran. Pelaku jangan disembunyikan atau dibunuh. Kita perlu buka,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Al-Azhar Kairo untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak…
MONITOR, NTB - Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), meninjau langsung…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar bertolak ke Mesir untuk menjalankan mandat Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Gelaran Wisuda ke-19 Universitas Islam Depok (UID) pada Sabtu (17/01/2026) menjadi momen…
MONITOR, Jakarta - Komisi V menyoroti hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport…