Anggota Komisi VI DPR sekaligus Wasekjen DPP Gerindra Andre Rosiade (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Politisi Gerindra Andre Rosiade menyadari investasi perusahaan Tiongkok di Indonesia, manfaatnya belum menyentuh masyarakat. Menurutnya masih banyak perusahaan asing yang menyerap tenaga kerja dari luar.
Mengenai hal ini, ia pun meminta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk membuat aturan yang tegas bagi perusahaan Tiongkok yang ingin berinvestasi di Indonesia.
“Saya meminta kepada Kepala BKPM, berani membuat aturan tegas kepada perusahaan-perusahaan Tiongkok yang mau berinvestasi di Indonesia,” kata Andre Rosiade belum lama ini.
Ia mengusulkan, agar perusahaan Tiongkok wajib menggunakan tenaga kerja dan bahan baku bangunan dari Indonesia. Hal itu, dikatakan Andre, tujuannya semata-mata untuk kepentingan negeri ini.
“Investasi asing harus dimanfaatkan untuk kepentingan nasional kita,” pungkasnya.
MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…
MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…
MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…