Gerindra Minta BKPM Perketat Aturan Investasi untuk Perusahaan Tiongkok

33
Wasekjen DPP Gerindra Andre Rosiade

MONITOR, Jakarta – Politisi Gerindra Andre Rosiade menyadari investasi perusahaan Tiongkok di Indonesia, manfaatnya belum menyentuh masyarakat. Menurutnya masih banyak perusahaan asing yang menyerap tenaga kerja dari luar.

Mengenai hal ini, ia pun meminta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk membuat aturan yang tegas bagi perusahaan Tiongkok yang ingin berinvestasi di Indonesia.

“Saya meminta kepada Kepala BKPM, berani membuat aturan tegas kepada perusahaan-perusahaan Tiongkok yang mau berinvestasi di Indonesia,” kata Andre Rosiade belum lama ini.

Ia mengusulkan, agar perusahaan Tiongkok wajib menggunakan tenaga kerja dan bahan baku bangunan dari Indonesia. Hal itu, dikatakan Andre, tujuannya semata-mata untuk kepentingan negeri ini.

“Investasi asing harus dimanfaatkan untuk kepentingan nasional kita,” pungkasnya.