Menteri Agama Fachrul Razi (dok: suaraislam)
MONITOR, Jakarta – Insiden penusukan Wiranto beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Pandeglang, Banten, rupanya menjadi perhatian Menteri Agama Fachrul Razi. Belakangan, ia mengatakan pihaknya berencana melarang pengguna niqab atau cadar masuk ke instansi milik pemerintah.
Fachrul menegaskan, wacana tersebut masih dalam batas kajian. Ia pun berharap aturan tersebut nanti bisa ditetaapkan melalui Peraturan Menteri Agama.
“Memang nantinya bisa saja ada langkah-langkah lebih jauh, tapi kita tidak melarang niqab, tapi melarang untuk masuk instansi-instansi pemerintah, demi alasan keamanan,” ujar Fachrul Razi dalam Lokakarya Peningkatan Peran dan Fungsi Imam Tetap Masjid di Hotel Best Western, Jakarta, Rabu (30/10).
“Apalagi kejadian Pak Wiranto yang lalu,” tambahnya.
Apalagi, Fachrul prihatin jika fenomena penggunaan cadar ini dijadikan masyarakat sebagai tolak ukur keimanan seseorang. Untuk itu, pihaknya ingin menjelaskan kepada masyarakat bahwa fenomena niqab atau cadar bukanlah indikator mengukur keimanan seseorang.
“Kita ingin memberikan kejelasan itu bukan ukuran tingginya iman dan takwa seseorang,” tuturnya.
MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…
MONITOR, Bogor - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Aris…
MONITOR, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion…
MONITOR, Madinah — Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyambut baik disahkannya Undang-undang Pelindungan…