Musa Djamaluddin Dinilai Paling Tepat Pimpin Haltim Kedepan

65

MONITOR, Jakarta –¬†Indonesia tidak lama lagi akan menggelar perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang di sejumlah daerah.

Tercatat, ada 270 daerah yang akan mengikuti pesta demokrasi serentak tersebut.
Dari 270 daerah itu rinciannya adalah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pilkada Serentak 2020. Salah satunya, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim).

Lembaga Survei ETOS Indonesia Institute, mengeluarkan hasil survei calon bupati yang akan bertarung pada Pilkada serentak, khususnya di Kabupaten Halmahera Timur.

Direktur Etos Indonesia Institute Iskandarsyah mengatakan, metode survei yang dilakukan pada sampel asli 750 responden. Jumlah sampel yang didapat 738 responden. Berdasar jumlahsampel ini, diperkirakan Confidential Interval +/-1.27% pada tingkat kepercayaan 95%.

Iskandar juga menyebutkan, beberapa nama calon yang akan bertarung pada pesta demokrasi 5 tahunan ini sudah beredar ditengah-tengah masyarakat seperti Musa Djamaluddin, Ifnu Rofidin dan M.Nur Lasut.

“Berdasarkan hasil survei yang kami lakukan di Kabupaten Halmahera Timur. Musa Djamaluddin, menduduki rangking utama dengan perolehan presentase suara elektabilitas 18 % disusul oleh M. Nur Lasut 11 % diikuti Ifnu Rofidin dan Bernarx Pawate 9 %,” kata Iskandarsyah, di Jakarta, Sabtu (19/10).

Dengan perolehan yang sangat signifikan tersebut, sambung Iskandar menunjukan bahwa sosok Musa Djamaluddin memiliki elektabilitas sangat tinggi di mata masyarakat Haltim sebagai sosok pemimpin yang tepat. Terlebih, Musa dinilai memiliki rekam jejak karir yang baik.

“Saya melihat ada potensi yang sangat besar ada pada Pak Musa, ditambah lagi dengan tingkat elektabilitas yang baik,” sebut dia.
“Selain itu, karena beliau mantan sekda dan mempunyai portopolio yang baik di kabupaten Halmahera Timur,” ucap Iskandar.

Perlu diketahui, Lembaga Survei ETOS Indonesia Institute melakukan survei terhadap responden di Halmahera Timur dengan tenggat waktu 1 Oktober-20 Oktober 2019.