PENDIDIKAN

Peringati Hari Guru Sedunia, Dirjen GTK: Profesi Tenaga Pengajar Diincar Kaum Milenial

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengadakan peringatan Hari Guru Sedunia (World Teachers Day) di kantor Kemdikbud Jakarta, Kamis (10/10/2019). Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 itu dihadiri oleh guru-guru profesional serta mahasiswa jurusan pendidikan dari Universitas Uhamka.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, Supriano mengatakan, guru atau tenaga pendidik merupakan profesi yang diincar oleh para generasi milenial. Hal ini dibuktikan dari banyaknya anak muda Indonesia yang memilih kuliah di universitas maupun fakultas di bidang pendidikan.

“Jumlah mahasiswa Indonesia didominasi oleh kelompok bidang pendidikan yang persentasenya sendiri mencapai 23 persen yaitu sekitar 1,3 juta orang. Yang kemudian disusul oleh mahasiswa jurusan ekonomi 19,2 persen atau setara dengan 1 juta orang. Ini berarti profesi guru mempunyai daya tarik tersendiri bagi para milenial,” ujar Supriano.

“Indonesia ini istimewa, karena generasi milenial masih menganggap profesi guru sebagai profesi yang diminati. Karena di negara Perancis dan Amerika, banyak sekali guru yang mengundurkan diri karena ketidakjelasan sistem,” tambahnya.

Supriano menjelaskan bahwa profesi guru hanya dapat ditempuh melalui dua jalur yaitu dengan seleksi CPNS bagi yang berusia di bawah 35 tahun, serta melalui seleksi P3K atau dengan perjanjian kontrak bagi para calon guru yang telah berusia di atas 35 tahun.

“Hasil dari seleksi CPNS tahun lalu, generasi milenial fresh graduate (umur 21-25 tahun) sekitar 11 persen, kemudian yang paling mendominasi itu milenial berusia 26-30 tahun,” katanya.

Supriano juga memastikan saat ini tidak ada guru yang tidak melalui seleksi tes baik tes CPNS maupun tes P3K. “Bagi adik-adik yang masih berusia dibawah 35 tahun, silahkan berkompetisi,” pungkasnya.

Acara peringatan Hari Guru Sedunia dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy; dan Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU).

Recent Posts

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

2 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

4 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

17 jam yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

18 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

3 hari yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

3 hari yang lalu