PERTANIAN

Luncurkan Program Kewirausahaan, Amran ajak Generasi Muda Geluti Sektor Pertanian

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melaunching program pengembangan kewirausahaan dan ketenagakerjaan pemuda untuk sektor pertanian, Jumat (11/10).

Acara yang juga dihadiri ratusan pengusaha muda ini digelar di ruang Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta.

“Wirausaha ini sangat penting karena seperti arahan bapak presiden bahwa added value itu ada di processing. Jadi ketika di hulu keuntunganya tidak terlalu besar, maka kita bisa naikan nilai di bagian processing alias di hilir. Makanya kita perlu mengedukasi anak muda bahwa pertanian saat ini sudah modern dan berteknologi canggih,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Jumat siang.

Amran mengatakan, untuk mendukung pengembangan tersebut, Kementan sejak 5 tahun lalu sudah menyediakan berbagai alat mesin pertanian, serta pemenuhan bibit dan benih unggul yang dibagikan secara gratis. Menurut dia, semua bantuan itu merupakan komitmen pemerintah dalam mendorong majunya usaha tani generasi muda.

“Sekarang yang penting adalah meyakinkan mereka bahwa jadi pengusaha muda itu perlu yakin dalam mencapai keberhasilan. Jadi kita tanamkan dulu keyakinan kita, lalu motivasi mereka bahwa tidak ada yang tidak bisa untuk menjadi konglomerat,” katanya.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementan, Idha Widi Arsanti, menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk para pengusaha dan jajaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Dimana kita akan mensupport mereka untuk mencintai bidang pertanian agar menjadi agro sociopreneur. Nah, untuk mengimplementasikannya, kita bekerja sama dengan pengusaha, Pemda, Kemenakertran, Kementerian Koperasi, Bappenas dan Kementerian Keuangan,” katanya.

Menurut Idha, program ini ditargetkan dapat mendorong ribuan generasi muda yang awam dengan dunia bisnis pertanian. Sebab, secara konsep program wirausahaan adalah inkubator bisnis yang dapat mendorong anak muda menjadi konglomerat kecil.

“Yang jelas pengusaha muda ini akan mendapatkan dukungan penuh baik berupa pengembangan kapasitas atau penguatan akses finansial dari perbankan yang sudah kita bangun networkingnya,” katanya.

Ke depan, kata Idha, pemerintah akan memfokuskan diri pada titik hasil dari alat project yang dimiliki di setiap provinsi, dari Sabang sampai Merauke. “Tentu kita juga akan melakukan evaluasi pada titik-titik keberhasilan itu,” katanya.

Sutarjo, salah satu peserta yang mengikuti program kewirausahaan ini mendukung apa yang menjadi target pemerintah dalam mengembangkan usaha tani anak muda di berbagai daerah. Pria yang juga merupakan lulusan Institut Pertanian Bogor ini mengaku tak sabar mengakselerasi dunia bisnis tani dengan anak muda di daerah lain.

“Apalagi sekarang kita memasuki tahapan revolusi industri 4.0, tentu semuanya harus smart seperti apa yang disampaikan Bapak Menteri tadi, bahwa pertanian kita sudah tidak kotor-kotoran lagi, sekarang semuanya sudah teknologi dan smartphone,” tukasnya.

Recent Posts

Legislator Sambut Baik Putusan MK soal Sisa Kuota Internet Tak Hangus, Minta Operator Segera Sesuaikan Layanan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi…

16 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Harap Semua Anak RI Bebas Stunting dan Punya Kesempatan Sekolah yang Baik di Momen HAN 2026

MONITOR, Jakarta - Masih dalam rangka Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli,…

16 jam yang lalu

Dukung Misi Dagang Gubernur Jawa Timur, CV Intiplant Agro Lestari Optimis Perluas Jaringan Bisnis Internasional di Hong Kong

MONITOR – Langkah strategis untuk membawa produk pertanian unggulan Jawa Timur merajai pasar global kembali…

1 hari yang lalu

Babinsa Diturunkan Awasi Kepatuhan Pajak, Legislator: Lebih Baik Fokus Kejar Perusahaan yang Sering Mangkir

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan menyoroti polemik pelibatan Bintara Pembina…

1 hari yang lalu

Integritas dan Meritokrasi Jadi Fondasi Budaya Baru Kementerian Haji dan Umrah

MONITOR, Bogor — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan integritas dan meritokrasi…

1 hari yang lalu

Bedah UU Pesantren, Guru Besar UIN Jakarta: PDF Berhak Dapat Pengakuan dan Dukungan Setara Pendidikan Formal

MONITOR, Jakarta - Pendidikan Diniyah Formal (PDF) sebagai salah satu satuan pendidikan pesantren memiliki posisi…

1 hari yang lalu