UMKM

‘LPDB Goes To Campus’ Gaet Generasi Milenial Perkuat Kopma

MONITOR, Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggagas program ‘LPDB Goes To Campus’ guna menggaet mahasiswa yang notabene sebagai generasi milenial menjadi mitra penyaluran dana bergulir.

“Jadi LPDB Goes To Campus adalah memberikan perkuatan permodalan untuk lembaga Kopma (Koperasi Mahasiswa), tentu kita akan pilah dan pilih dulu tidak semua Kopma masuk dalam program ini yang kita jadikan sebagai strategi partner dalam konteks penyaluran dana bergulir,” kata Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Tahap pertama LPDB-KUMKM menggandeng 5 kampus ternama sebagai pilot project. 5 kampus tersebut, yakni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Pasundan (Bandung), University of Singaperbangsa Karawang, Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta) dan salah satu universitas dari Provinsi Bali. Kerja sama kampus-kampus tersebut dengan LPDB-KUMKM akan diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU).

“Kita belum menentukan dari mana dulu kita mulai, namun hal itu tergantung universitas mana yang sudah siap. Kalau untuk universitas lain ada yang mau silahkan, nanti kita berkomunikasi,” papar Jaenal.

Jaenal menegaskan bahwa mahasiswa secara perorangan belum bisa mengakses pinjaman/pembiayaan dana bergulir langsung ke LPDB-KUMKM, karena menurutnya sampai saat ini belum ada aturan hukumnya.

Namun bagi mahasiswa yang memiliki usaha bisa mengajukan pinjaman melalui Kopma yang telah berbadan hukum. Sementara bunga yang ditetapkan sebesar 2,5 persen pertahun.

“LPDB memberikan perkuatan permodalan kepada Kopma tentu segmen usaha yang dilakukan Kopma adalah sektor riil itu akan mendapatkan bunga 5 persen menurun pertahun. Dengan bunga yang murah itu, usaha yang dijalankan oleh Kopma kalah dapat untung banyak bisa dipergunakan untuk tambahan modal kembali,” ujar Jaenal.

“Kalau bunga tinggi dapat untung banyak digunakan untuk bayar bunga karena selisihnya banyak. Kalau Kopma berusaha dan untungnya banyak nyicil ke LPDB kecil, sehingga selisih keuntungan itu bisa dipergunakan untuk mendapat modal kembali dan melakukan diversifikasi usaha,” tambahnya.

Selain itu, melalui program ‘LPDB Goes To Campus’, LPDB ingin memberikan perkuatan modal usaha berupa dana hibah yang nilainya maksimal Rp 13 juta kepada pelaku usaha rintisan (startup) di kampus-kampus. Syarat untuk mendapatkan dana bantuan ini, startup diharuskan mengikuti pelatihan kewirausahaan terlebih dahulu.

“Startup dimungkinkan dapat dana hibah Rp 13 juta untuk usaha, tapi syaratnya anda harus mengikuti lebih dulu pelatihan kewirausahaan. Tahun ini kira-kira ada 10 ribu program pelatihan wirausaha pemula atau startup yang dibuka oleh Kementerian Koperasi,” pungkas Jaenal.

Program LPDB Goes To Campus ini juga akan fokus kepada penguatan kelembagaan koperasi karyawan (Kopkar) atau lembaga keuangan mikro seperti BMT bagi dosen dan karyawan yang berada di lingkungan kampus. Total dana bergurlir yang dialokasilan LPDB-KUMKM untuk mendukung program ini belum ditentukan besarannya.

Recent Posts

Rayakan Hari Konsumen Nasional 2026, JTT Bagikan 400 Bingkisan di Tol Trans Jawa

MONITOR, Bekasi — Dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menghadirkan kejutan…

2 jam yang lalu

RUU PPRT Tekankan Pentingnya Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

MONITOR, Jakarta - Pemerintah telah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah…

2 jam yang lalu

Menteri UMKM Dorong Soto Banjar Masuk Identitas Gastronomi Dunia

MONITOR, Banjarbaru – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan dukungannya terhadap upaya…

2 jam yang lalu

Puan Minta Investigasi Menyeluruh Kasus Penggelapan Dana Jemaat Gereja: Ini Menyangkut Nasib Rakyat Kecil

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus penggelapan dana jemaat Gereja Katolik…

3 jam yang lalu

Kontak Tembak di Puncak Papua Tewaskan Warga Sipil, Legislator Dorong Pemerintah Buat Tim Investigasi

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyoroti insiden baku tembak di…

3 jam yang lalu

Alumni PMII Didorong Bergerak dan Memberi Dampak Nyata

MONITOR, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) menggelar…

9 jam yang lalu