Presiden Joko Widodo di Istana Negara
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan pihaknya menghormati langkah KPK terkait penetapan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dana hibah KONI. Jokowi pun mengaku telah menerima surat pengunduran diri Imam sebagai Menpora.
Terkait pengunduran diri Imam, Jokowi pun tak ingin terburu-buru menetapkan Menteri baru atau menunjuk Pelaksana Tugas (Plt).
Mengenai kasus yang membelit Politikus PKB itu, Jokowi mengingatkan kepada jajaran menteri kabinetnya yang lain agar berhati-hati dalam menggunakan APBN, terutama dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran.
“Semuanya hati-hati menggunakan anggaran, menggunakan APBN. Karena semuanya akan diperiksa oleh kepatuhannya pada perundang-undangan oleh BPK,” ujar Jokowi mengingatkan.
“Kalau ada penyelewengan misalnya itu urusannya bisa dengan aparat penegak hukum,” tegasnya lagi.
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…
MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…
MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…