HUKUM

UU KPK Direvisi, Agus Raharjo: Kami Tunggu Perintah Presiden

MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo secara tegas menyerahkan tanggung jawab pengelolaan pemberantasan korupsi kepada presiden.

Hal itu disampaikan Agus dalam konferensi persnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/9) malam.

“Kami menunggu perintah apakah kemudian kami masih dipercaya sampai Desember atau kami menunggu perintah itu dan kemudian, akan tetap beroperasional seperti biasa,” kata Agus yang didampingi Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief dan Saut Situmorang.

“Kami menunggu perintah bapak presiden, untuk diajak bicara sebagaimana kegelisahan pegawai,” tambahnya.

Penyerahan itu, lantaran KPK merasa tidak dilibatkan dalam pembahasan mengenai revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Sehingga, Agus mempertanyakan apakah benar revisi UU a quo dalam rangka memperkuat atau justru memperlemah institusi anti rasuah tersebut.

“Kami bertanya-tanya apa isi revisi UU tersebut, karena kami tidak tahu isinya,” ucap Agus.

Sebab, sambung Agus, pimpinan tidak dapat menjelaskan secara gamblang ketika pegawai KPK mempertanyakan isi draft revisi UU itu. Padahal, imbuhnya, sudah menghadap Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk dapatkan draf yang resmi.

“Nah pak menteri menyatakan, nanti akan diundang. Namun ketika kami baca (media) pagi tadi, tidak perlu lagi konsultasi dengan banyak pihak termasuk dengan KPK. Oleh karena itu kami sangat memprihatinkan,” pungkasnya.

Recent Posts

Cek Harga Bapok di Kramat Jati, Daging Sapi Rp140 Ribu, Cabai Rp45 Ribu

MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Lingkungan Hidup  (LH) Hanif Faisol Nurofiq…

5 jam yang lalu

Wamenag Tegaskan Pesantren Benteng Kerukunan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii menegaskan bahwa pesantren memiliki peran…

7 jam yang lalu

DPR: Biaya Haji 2026 Berpotensi Berubah akibat Penyesuaian Rute

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah…

9 jam yang lalu

Menag Minta Baznas 2026-2031 Lipat Gandakan Zakat Jadi 3 Kali Lipat

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada…

10 jam yang lalu

Menperin: Ramadan dan Idulfitri Jadi Momentum Perkuat Industri Halal Nasional

MONITOR, Jakarta - Momentum bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri setiap tahunnya selalu mendorong peningkatan…

14 jam yang lalu

Puan Minta TNI Terbuka Soal Status Kesiagaan Terkait Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan penjelasan…

16 jam yang lalu