PARLEMEN

Soal Konferensi Pers, Komisi III DPR Masih Pikir-pikir Panggil Pimpinan KPK

MONITOR, Jakarta – Komisi III DPR RI mengaku masih mencari waktu tepat untuk mengagendakan pemanggilan kepada seluruh pimpinan KPK terkait peristiwa konferensi pers ‘ilegal’ terhadap salah satu calon pimpinan (Capim) KPK, Firli Bahuri.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu menanggapi adanya usulan agar komisi menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPK mengenai konferensi pers tentang dugaan pelanggaran etik berat yang dilakukan mantan Deputi penindakan, Firli Bahuri.

“Iya nanti kalau sempat dan waktunya, selesai fit and proper test (FNP) nanti,” kata Masinton menjawab pertanyaan wartawan, di komplek Parlemen, Senayan, Jumat (13/9) dini hari.

Menurut Masinton, komisi akan menyelesaikan terlebih dahulu seluruh rangkaian uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK hingga dibacakan dalam rapat paripurna untuk kemudian diserahkan kepada Presiden Jokowi.

“Kami akan menyampaikan hasil uji kelayakan dulu Capim KPK, dan lima nama ini nantinya akan di sampaikan ke pinpinan DPR untuk di sampaikan di paripurna. Kemudian, pimpinan DPR nanti akan menyampaikan ke presiden,” ujar legislator PDI Perjuangan itu.

Kendati demikian, Masinton mengaku puas dengan penjelasan yang sempat disampaikan Capim KPK petahana Alexander Marwata yang menilai bahwa pernyataan oknum komisioner, penasihat hingga juru bicara KPK mengenai kasus Firli Bahuri l merupakan tindakan yang tidak sah.

“Dengan adanya kemarin itu ada konferensi pers yant dilakukan oleh oknum komisioner, penasihat, dan Jubir katanya. Tegas terkonfirmasi oleh Alexander Marwata mengatakan tindakan itu tidak berdasarkan hasil keputusan lembaga KPK,” sebut dia.

“Jadi, itu beliau sampaikan bahwa itu tindakan ilegal mengatasnamakan oknum KPK dalam upaya menjegal salah satu calon komisioner KPK yang sedang ikut FNP,” tandasnya.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

14 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

18 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

21 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

24 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu