Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni
MONITOR, Jakarta – Revisi RUU KPK tengah ramai jadi sorotan. Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sebagai partai baru yang aktif menyuarakan kampanye anti korupsi, pun ikut menyoroti draft RUU tersebut.
Ketua Umum PSI Grace Natalie menilai, revisi RUU KPK justru akan memperlemah dan mengganggu independensi lembaga anti rasuah itu. Dimana, salah satu yang menjadi sorotan PSI adalah, keberadaan Dewan Pengawas KPK.
Ia pun dengan tegas menolak segala cara untuk melemahkan KPK. “Saya dan PSI menolak segala upaya yang melemahkan KPK!” tegas Grace Natalie, Senin (9/9).
Hal senada juga diungkapkan Politikus muda PSI Tsamara Amani Alatas. Lulusan Universitas Paramadina ini menilai, keberadaan Dewan Pengawas KPK sangat absurd.
“Dewan Pengawas di situ akan diberi kewenangan untuk menyetujui penyadapan, penyitaan, penggeledahan. Dewan Pengawas dipilih oleh DPR. Ini berbahaya karena bisa memunculkan kecurigaan terkait independensi KPK nantinya,” kata Tsamara, belum lama ini.
Tsamara tak menyangka, awalnya PSI pun berpikir revisi tersebut bertujuan membuat KPK lebih transparan karena memang manusia atau lembaga mana pun tak ada yang sempurna.
“Tapi kami sadar bahwa upaya pelemahan lebih kental di sini. Revisi RUU KPK harus ditolak,” ujarnya.
MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…