BERITA

Bukan Kepentingan Rakyat, IPI: Pemerintah Baiknya Tolak Revisi UU MD3

MONITOR, Jakarta – Pemerintah diminta untuk menolak melakukan pembahasan bersama DPR RI terkait dengan revisi Undang-Undang tentang MPR,DPR,DPD,dan DPRD (MD3) yang telah disetujui dalam rapat paripurna, beberapa waktu kemarin.

Demikian disampaikan Pengamat Politik Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo saat dihubungi, di Jakarta, Senin (9/9).

Menurut dia, revisi UU a quo tersebut sudah sangat jelas hanya mengedepankan kepentingan pembagian kekuasaan politik dan tidak berkaitan dengan hajat hidup rakyat Indonesia.

“Pemerintah sebaiknya menolak (revisi UU MD3). Sudah tau kok, tujuan utama revisi hanya untuk bagi-bagi kekuasaan,” kata Karyono.

“Revisi tersebut hanya untuk mengubah komposisi pimpinan MPR dari 5 menjadi 10 orang. Jelas, ini bukan kepentingan rakyat melainkan hanya kepentingan elit politik yang haus kekuasaan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, upaya penambahan pimpinan MPR RI dinilai juga akan menambah beban pengeluaran anggaran negara yang tentunya akan berdampak negatif terhadap kesejahteraan rakyat. 

“Penambahan pimpinan dari 5 menjadi 10 orang berarti akan ada penambahan pengeluaran negara. Jelas, ini pemborosan uang negara,” tegasnya.

“Jangan hanya karena ingin bagi-bagi kekuasaan tapi rakyat dikorbankan,” pungkas Karyono.

Recent Posts

Sering jadi Titik Krusial, Komnas Haji minta Pengelolaan Muzdalifah jadi Prioritas Utama Puncak Haji 2026

MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…

6 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Pemanfaatan Biodiversitas Laut Berbasis Inovasi menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…

6 jam yang lalu

Raih Lisensi IB, Lulusan MAN IC Serpong Makin Mudah Tembus Kampus Top Dunia

MONITOR, Jakarta - Madrasah binaan Kementerian Agama berhasil memperoleh lisensi menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma…

9 jam yang lalu

PBHI Tolak Pengadilan Militer dalam Kasus Andrie Yunus

MONITOR, Jakarta - Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) menyatakan mosi tidak…

9 jam yang lalu

Menahan Badai Krisis Ekonomi 2026

Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Hadirnya pelemahan rupiah atas mata uang dollar Amerika Serikat (AS)…

11 jam yang lalu

Wamen UMKM Luncurkan ACCES 2026, Perluas Akses Pendanaan Pengusaha Menengah

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali meluncurkan program ACCES (Accelerating…

13 jam yang lalu