Gubernur DKI Anies Baswedan meluncurkan kartu penyandang disabilitas (dok: Asep/Monitor)
MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta meluncurkan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) kepada masyarakat berkebutuhan khusus di Gelanggang Olahraga Matraman, Jakarta Timur, Rabu pagi (28/8).
Peluncuran dan Penyaluran KPDJ dilakukan Gubernur Jakarta dengan penyerahan secara simbolis kepada 5 (lima) orang perwakilan Penyandang Disabilitas.
Menurut Anies, program ini bertujuan mencegah terjadinya kerentanan sosial bagi para Penyandang Disabilitas di Jakarta, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Seorang penyandang disabilitas itu memiliki kebutuhan khusus. Karena itu, dia memiliki tambahan-tambahan kebutuhan yang bagi bukan penyandang disabilitas tidak diperlukan. Harapannya adanya dana ini nanti bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan khusus tersebut. Satu hal yang pasti bahwa kita semua sama, yang berbeda adalah pada kebutuhannya,” ujar Anies.
Anies pun menjelaskan, penyandang Disabilitas yang menerima KPDJ merupakan penduduk Provinsi DKI Jakarta yang terdaftar dan ditetapkan dalam Basis Data Terpadu (BDT), memiliki NIK Daerah Provinsi DKI Jakarta, serta Penyandang Disabilitas berada di luar panti baik milik pemerintah maupun daerah.
“Ada nilai rupiah Rp 300 di kartu untuk perorang perbulannya. Dapat dicairkan setiap triwulan,” jelasnya.
Anies kemudian mengimbau kepada para penerima Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta untuk terus mendukung dan mendoakan jajaran Pemprov DKI Jakarta khususnya Dinas Sosial agar mampu bekerja melayani secara tepat sasaran dan tepat manfaat.
Gubernur Anies menyatakan, Dinas Sosial akan selalu hadir dengan sifat kerahiman atau kasih sayang sebagai menjadi fasilitator bagi warga Jakarta yang berkebutuhan khusus
“Dan doakan warga Jakarta. Kartu ini bukan dari Gubernur, Bapak Ibu. Saya meneruskan saja. Saya secara simbolis memberikan. Tetapi ini didapat dari mana? Dari uang pajak seluruh warga Jakarta. Ini bukan dari Anies Baswedan, bukan dari Gubernur. Ini adalah dari Warga Jakarta. Kami-kami yang berseragam itu yang mengelola. Dan kita ingin membesarkan,” kata Anies.
“Kita ingin lebih banyak lagi warga di Jakarta yang penyandang disabilitas merasa terfasilitasi. Jadi doakan program ini bisa dibesarkan dan menjangkau lebih banyak lagi,” tambahnya.
Diketahui, penerima Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta pada tahap I berjumlah 7.137 dari total jumlah yang terdata dalam Basis Data Terpadu sebanyak 14.459 orang. Dari 7.137 orang, dibagi ke dalam 5 wilayah untuk Jakarta Pusat sebanyak 1.042 orang, Jakarta Utara berjumlah 1.322 orang, Jakarta Barat berjumlah 1.018 orang, Jakarta Selatan berjumlah 1.361 orang, dan Jakarta Timur berjumlah 2.352 orang, serta Kepulauan Seribu sebanyak 42 orang.
Adapun dasar hukum pelaksanaan program Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta antara lain
MONITOR, Jakarta - Momentum bulan suci Ramadhan menjadi faktor penting bagi penguatan ekonomi nasional, khususnya…
MONITOR, Jakarta - DPR RI menegaskan bahwa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama menegaskan bahwa zakat tidak boleh digunakan di luar ketentuan delapan…
MONITOR, Jakarta – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gelora Indonesia mengutuk keras aksi penusukan terhadap Advokat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung langkah Kementerian Investasi dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat kesiapan talenta muda dari sekolah vokasi naungannya untuk…