Mendes PDT, Yandri Susanto (foto: ist)
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Yandri Susanto mengkritik wacana pemindahan Ibukota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan. Politikus PAN ini menilai, saat ini rakyat Indonesia hanya butuh pemenuhan kebutuhan dasarnya.
“Menurut saya belum butuh. Sebagai pribadi dan wakil rakyat dari Banten, belum saatnya memindahkan ibu kota. Rakyat masih membutuhkan pemenuhan semua kebutuhan dasarnya,” ujar Yandri tegas, baru-baru ini.
Yandri menjelaskan, sebagai orang Banten yang wilayahnya lebih dekat dengan Jakarta, ia merasa masyarakat di dapilnya belum mendapatkan kesejahteraan dari Pemerintah pusat. Sehingga ia menyarankan, agar Pemerintah lebih fokus menuntaskan rantai kemiskinan dibandingkan memindahkan Ibukota.
Menurutnya, kondisi masyarakat di daerah masih butuh perhatian. Kemiskinan di berbagai daerah belum teratasi. Bahkan, bagi Yandri pekerjaan rumah menyangkut kesejahteraan masyarakat seperti itu perlu diselesaikan lebih dulu sebelum memindahkan ibu kota negara.
“Selama persoalan kesejahteraan masyarakat daerah belum terselesaikan, maka belum saatnya memindahkan ibu kota ke Kalimantan,” terangnya.
MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa lembaga Hamalatul Qur’an yang berada di Sukoharjo…
MONITOR, CIREBON - Modernisasi pertanian melalui mekanisasi menjadi salah satu kunci meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki…
MONITOR, BOGOR - Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…
MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…