Gedung DPRD Manokwari (Foto: Konten)
MONITOR, Jakarta – Sejumlah masyarakat Manokwari, Papua Barat melakukan aksi demonstrasi pada Senin pagi (19/8). Mereka memprotes atas insiden kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua yang terjadi di Malang dan Surabaya pada Jumat lalu.
Aksi protes tersebut membuat para demonstran melakukan pembakaran Gedung DPRD Manokwari, Papua Barat. Lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan di Manokwari macet total, terutama jalan Yos Sudarso yang merupakan jalan utama kota Manokwari. Warga juga menebang pohon dan membakar ban di jalan raya.
Dalam insiden ini, aparat kepolisian Polda Papua Barat dan Polres Manokwari mulai turun ke jalan guna mengendalikan situasi aksi protes warga tersebut.
⠀
“Kami seluruh jajaran ikut mengamankan aksi ini. Saya berharap satu, kita tidak melakukan pengrusakan atau pemukulan terhadap siapapun. Saya yakin semuanya adalah orang-orang terpelajar yang tahu betul bahwa hal itu dapat membuat suasana menjadi tidak baik,” kata Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak ketika memberi arahan.
MONITOR, Jakarta - Empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam jajaran 10 besar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat langkah pengendalian Avian Influenza…
MONITOR, Lumajang - Sumur-sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah dan DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan…
MONITOR, Jakarta - Komite Nasional Haji (Komnas Haji) menilai kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)…