Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (dok: Tribunnews)
MONITOR, Jakarta – Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta agar komposisi menteri kabinet tidak dipandang dalam kerangka perbedaan antara profesional dati partai politik dengan kalangan profesional non partai.
Menurut dia, kabinet memiliki definisi kerja bersama presiden untuk kepentingan bangsa dan negara.
“Ya saya kira kita tidak bisa membedakan antara profesional dari partai politik dan dari luar, karena menjadi menteri diperlukan sebuah leadership, sebuah kerja bersama dalam menjabarkan dan memahami visi misi presiden untuk kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa dan negara,”kata Hasto kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (16/8).
Hasto juga mengatakan, sebagai partai pemenang Pemilu 2019 akan mendukung struktur kabinet yang disusun oleh Jokowi untuk lima tahun mendatang. Akan tetapi, terkait dengan komposisi, Hasto mengungkapkan masih melakukan diskusi dengan para ketua umum partai koalisi.
“Hanya terkait dengan komposisi, itu akan dilakukan dialog dengan para ketua umum partai. Dan kami pun para Sekjen dari partai Koalisi Indonesia Kerja juga akan terus merapatkan barisan agar ketika kabinet diumumkan setelah Bapak Presiden dan Kiai Ma’ruf Amin dilantik nanti semuanya menggambarkan sebuah semangat untuk kerja bagi kemajuan kita,” ujarnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi terkait sejumlah nama kader partai banteng yang akan disodorkan untuk mengisi pos-pos kementerian Jokowi-Ma’ruf?. Hasto mengatakan jika itu sudah berada ditangan Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum partai.
“Nama-nama (menteri) sudah didialogkan, ada berada di tangan Ibu Megawati Soekarnoputri. Yang akan disampaikan kepada Bapak Presiden Jokowi. Berbagai dialog sudah dilakukan, hanya finalisasi tetap diperlukan,” tukasnya.
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus…
MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…
MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…
MONITOR, Jakarta – SETARA Institute menegaskan bahwa negara wajib menjamin hak kebebasan beragama setiap warga negara,…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan sistem buka tutup Rest Area…
MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga…