PARLEMEN

DPR Desak ASDP Perketat Keamanan Kapal Merak-Bakauheni Jelang Mudik

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperketat pengamanan dan pengawasan dalam kapal penyeberangan Merak – Bakauheni. Hal itu, khususnya, untuk mengantisipasi peristiwa pencurian di atas kapal saat puncak mudik lebaran nanti.

Pengawasan ini sebagai bentuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang menggunakan jasa kapal penyeberangan Merak-Bakauheni. Mengingat pada masa mudik lebaran 2025 lalu kasus pencurian di atas kapal penyeberangan Merak-Bakauheni sempat ramai diberitakan.

“Saya minta pihak ASDP bekerjasama dengan pihak kepolisian memperketat pengamanan agar maraknya kasus pencurian di atas kapal memanfaatkan kepadatan penumpang saat mudik lebaran tahun lalu tidak terulang lagi pada tahun ini,” ujar Novita saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan para mitra kerja dalam rangka persiapan arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Merak, di Cilegon, Banten, Kamis (12/3/2026).

Novita juga menyoroti perlunya antisipasi kemacetan saat antrean memasuki pelabuhan Merak karena penyempitan jalan. Bahkan ketersediaan lampu penerangan jalan juga perlu lebih diperhatikan lagi, mengingat tak sedikit para pemudik yang melakukan perjalanan di malam hari.

“Lampu penerangan jalan, area pelabuhan Merak dan sekitarnya sekali lagi saya ingatkan agar benar-benar diperhatikan. Banyak pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan Merak – Bakauheni di malam hari sehingga penerangan jalan juga penting,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Hal lain yang menjadi perhatian Legislator asal Dapil Jawa Tengah VIII ini adalah perlunya persiapan tim kesehatan, sehingga perlu ada jalur (line) khusus ambulance agar terhindar dari kemacetan jika sewaktu-waktu ada penanganan masalah medis.

“Terakhir, harus dipastikan peralatan untuk pertolongan seperti pelampung sesuai jumlah penumpang. Jumlah penumpang kapal penyeberangan juga harus sesuai kapasitas/aturan yang berlaku,” tutup Novita.

Recent Posts

Perputaran Dana Judol Turun, Waka Komisi I DPR Dorong Penanganan Makin Disiplin

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyambut baik tren penurunan perputaran dana…

1 jam yang lalu

Kemenperin dan UNIDO Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau

MONITOR, Jakarta - Kawasan industri kini tidak lagi dinilai hanya dari kelengkapan infrastruktur atau kemudahan…

6 jam yang lalu

Menaker: Dialog Sosial Jadi Kunci Penyelesaian Isu Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan dialog sosial merupakan kunci dalam menyelesaikan berbagai…

8 jam yang lalu

Puan: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak-anak Putus Sekolah

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai temuan mengenai sekitar 6.000 anak putus…

17 jam yang lalu

Sekda Lamteng Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Tenaga Honorer Fiktif, Legislator Pertanyakan Mengapa Belum Ditahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mempertanyakan mengapa Polisi belum menahan Sekretaris…

17 jam yang lalu

Lanud Sjamsudin Noor Gelar Karya Bakti Lestarikan Warisan Sejarah Dirgantara

MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…

21 jam yang lalu