Komisi I DPR Ingatkan Kemenlu Pastikan WNI Tak Terlibat Demonstrasi di Hongkong

28

MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi langkah Kemenlu RI melalui Konsulat Jenderal RI di Hongkong yang berhasil mengevakuasi 47 warga negara Indonesia (WNI) di Bandara Hongkong yang sempat diduduki demonstran kemarin.

“Langkah cepat, sistematis dan taktis harus terus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan WNI yang berada di Hongkong apalagi dalam waktu seperti sekarang ini yang dimana demonstran mulai menyasar fasilitas publik berskala Internasional,” kata Kharis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/8).

“Untuk itu Konjen RI di Hongkong sudah tepat mengambil langkah seperti evakuasi yang dilakukan terhadap WNI yang berada di bandara” tambahnya.

Politikus PKS ini mengingatkan bahwa keamanan dan keselamatan semua WNI menjadi tanggung jawab negara. Oleh karena itu, imbuhnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) agar terus memastikan bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI) untuk tidak turut dalam aksi demonstrasi di Hongkong yang bisa membahayakan keselamatan mereka.

“Kita punya sikap politik bebas aktif dan tidak mencampuri urusan dalam negeri, negara lain. Karena itu saya menghimbau dan juga tentu pemerintah Indonesia meminta agar WNI para pekerja Indonesia yang berada di Hongkong tetap mematuhi hukum di sana dan jangan terlibat dalam setiap aksi demonstrasi di negara lain” ujar Kharis.

Belajar dari krisis politik diberbagai negara, Kharis meminta agar Kemenlu menyiapkan segala opsi dalam menangani dan membantu WNI di luar negeri, terutama di Hongkong saat ini.

“Situasi di Hongkong kalau semakin tidak terkendali saya kira pemerintah harus menyiapkan semua opsi seperti mengevakuasi semua WNI keluar dari Hongkong jika diperlukan,”paparnya.

“Namun selama WNI di Hongkong menjauhi tempat para demonstran saya kira keamanan mereka masih dalam perlindungan keamanan di sana” pungkas dia.