Usai Solat Idul Adha, Anies Serahkan Sapi Kurban Seberat 1,2 Ton

18
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyerahkan sapi kurban kepada panitia kurban

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Basewedan, melaksanakan salat Idul Adha beserta warga di halaman Balaikota Jakarta Pusat. Usai salat Idul Adha, orang nomor satu di Ibukota inipun langsung beserta jajaran dan warga melakukan silaturahmi.

Selanjutnya Anies pun berkesempatan menyerahkan hewan kurban sapi seberat 1,2 ton kepada panitia kurban.

“Tahun ini memang agak berbeda karena diberikan dagingnya dalam bentuk siap saji dan masa oleh para juru masak hotel-hotel berbintang, dan hotel berbintang lima. Jadi, ini sebuah kerja bersama Pemprov DKI dengan Rumah Zakat, Aksi Cepat Tanggap, lalu Hotel Borobudur, Hotel Shangri-la, Hotel Dharmawangsa, juga Hotel Santika. Idul kurban ini sebuah peringatan tentang kemauan kita untuk memberikan kepada (warga) yang kurang, serta kemauan untuk bisa mendidik dan membangun keluarga yang memiliki ketakwaan dan keimanan seperti keluarga Nabi Ibrahim,” ujar Anies.

Dalam pengolahan dan pendistribusian daging kurban, Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Yayasan Aksi Cepat Tanggap, Rumah Zakat, Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, beberapa Hotel Bintang Lima, dan para pemangku kepenting lainnya. Gubernur Anies menuturkan, melalui program Dapur Kurban ini, sekaligus mempertebal perasaan berkontribusi dan pengabdian para pemangku kepentingan dalam menjalankan program tersebut, bagi masyarakat pra sejahtera atau golongan yang berhak menerimanya di Jakarta.

“Ini memberikan perasaan kepada mereka juga bahwa kami bisa berkontribusi lewat program ini. Membuat hotel berbintang lima kali ini masak untuk masyarakat miskin. Makanan yang dimasak oleh para chef yang biasanya hanya bisa dirasakan oleh masyarakat yang sosial-ekonomi tinggi, kali ini justru memasak untuk masyarakat yang miskin. Bagi mereka ini sebuah bagian dari iuran jasa para chef memberikan pengabdiannya dalam bentuk memasakkan bagi masyarakat yang miskin,”jelas Anies.

Di samping itu, Anies mengatakan, daging kurban olahan siap saji nantinya akan diberikan juga kepada para pengungsi korban kebakaran di Jakarta. “Sekaligus juga nanti diberikan kepada mereka yang masih tinggal di rumah pengungsian karena korban kebakaran. Mereka juga akan terima kurban itu. Pembagiannya semuanya besok, hari ini mulai masaknya. Jadi, siang-sore mereka mulai bekerja masak, kemudian besok mulai distribusi, karena pemotongannya baru dikerjakan hari ini, sesungguhnya mereka bisa bekerja 2-3 hari,” tandasnya.

Sementara itu, Panitia Kurban Pemprov DKI Jakarta 2019 memaparkan laporan pelaksanaan kurban Pemprov DKI Jakarta Tahun 2019, bahwa jumlah hewan kurban dari para pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan BUMD Provinsi DKI Jakarta sebanyak 39 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Kemudian, hewan kurban tersebut disalurkan melalui:

  1. Kegiatan Dapur Kurban sebanyak 17 ekor sapi;
  2. Lembaga keagamaan sosial, yayasan di wilayah Provinsi DKI Jakarta, sebanyak 16 ekor sapi dan 7 ekor kambing; serta
  3. Rumah Zakat Indonesia sebanyak 6 ekor sapi.

Sedangkan, untuk 5 (lima) wilayah Kota Administrasi, secara akumulatif, hewan kurbannya berjumlah 150 ekor sapi dan 299 ekor kambing. Pelaksanaan pengolahan dan pendistribusian daging kurban ini dikelola oleh masing-masing wilayah Kota Administrasi.

Bertindak sebagai Imam Salat Iduladha Tahun 2019 di Balaikota, Ustadz Muzzamil Hasballah; dan KH. Cholil Nafis sebagai Khatib, memberikan khutbah Iduladha yang mengusung tema Semangat Kurban, Bentuk Totalitas Ibadah Kepada Allah dan Mempertebal Rasa Kepedulian Sosial.