PARLEMEN

Ketua DPR Minta Kemenpar ‘Tidak Izinkan’ Wisatawan Lakukan Pendakian di Gunung Ini

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Dinas Pariwisata memberikan peringatan kepada wisatawan luar maupun dalam negeri untuk tidak melakukan aktivitas pendakian.

Terutama, pada objek pendakian gunung-gunung berapi yang berstatus aktif.
“Mendorong Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Dinas Pariwisata untuk memberikan peringatan kepada wisatawan dalam negeri maupun luar negeri untuk tidak melakukan pendakian gunung yang aktivitasnya meningkat, guna menghindari adanya korban jiwa,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/7).

Hal itu terkait dengan 127 gunung aktif di Indonesia yang 19 diantaranya berada di Pulau Jawa dan beberapa diantaranya aktivitas gunung tersebut kian waktu kian meningkat, seperti Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Merapi, dan Gunung Takuban Parahu.

Tidak hanya itu, Bamsoet juga meminta agar Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, dan Pos Pemantau untuk terus memantau aktivitas gunung berapi tersebut.

“Dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat mengenai status terbaru gunung-gunung tersebut kepada masyarakat baik melalui media cetak, siber, dan siaran serta memanfaatkan SMS Broadcast sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi terkini,”sebut dia.

Selain itu, Politikus Golkar ini juga mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengantisipasi dengan melakukan langkah-langkah mitigasi bencana untuk masyarakat guna menghadapi dampak yang ditimbulkan akibat meletusnya gunung berapi.

“Mendorong Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP/Basarnas), BNPB, dan BPBD untuk melakukan sosialisasi dan simulasi evakuasi dan mitigasi bencana secara komprehensif kepada seluruh masyarakat, tidak hanya kepada masyarakat yang berada di wilayah terjangkau, namun sampai kepada masyarakat di wilayah yang sulit terjangkau dan rawan bencana,” pungkasnya.

Recent Posts

Kerja Sama RI-Tiongkok, Program Kelas Industri Berhasil Luluskan SDM Berstandar Global

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus…

2 jam yang lalu

Harlah 100 Tahun, Menag Sebut NU Adalah Pesantren Besar Bagi Bangsa

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) merupakan “pesantren besar”…

8 jam yang lalu

Wakili Megawati, Prof. Rokhmin Hadiri Puncak Harlah ke-100 NU

MONITOR, Jakarta - Istora Gelora Bung Karno, Senayan, menjadi saksi sejarah pada Sabtu (31/1/2026) ketika…

17 jam yang lalu

Perkuat Layanan Haji Lewat Diklat PPIH, Menhaj Tekankan Amanah Negara

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memperkuat kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji…

20 jam yang lalu

Ribuan Massa Padati Jalan Santai Kebangsaan PCNU Kota Depok

MONITOR, Depok - Ribuan peserta mengikuti kegiatan jalan santai kebangsaan dalam rangka 100 Tahun Masehi…

23 jam yang lalu

Kemenag Terbitkan PMA 2026 Tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026 tentang…

2 hari yang lalu