POLITIK

Meski Sendirian, Ini Alasan PKS Tak Takut jadi Oposisi

MONITOR, Jakarta – Diantara partai politik (parpol) koalisi Adil Makmur, mungkin hanya PKS yang saat ini belum “dilobi” untuk bergabung menjadi partai pendukung pemerintah pasca Pilpres 2019.

Menyikapi hal ini, Direktur Pencapresan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin mengatakan bahwa PKS tak ingin terlalu cepat memberikan keputusan terkait sikap politiknya pasca pilpres.

Dikatakan Suhud, PKS akan menentukan sikap politiknya melalui sidang majelis syura yang direncanakan digelar tahun ini.

“Sikap politik PKS akan ditentukan nanti melalui sidang Majelis Syura PKS yang Insya Allah akan dilaksanakan tahun ini,” ujar Suhud.

Lantas apakah PKS siap mengambil langkah oposisi disaat parpol di koalisi Adil Makmur berpaling semua kepada koalisi pemerintah?

Dijawab Suhud, kalau keputusan Majelis Syura menentukan harus tetap oposisi meski itu harus berjalan sendiri, bagi PKS itu tidak masalah.

Suhud melanjutkan, ketika PKS mengambil sikap oposisi, sebenarnya PKS tak sendiri melainkan ada jutaan rakyat Indonesia yang siap bersama PKS untuk tetap memberi kritik dan saran positif terhadap jalannya roda pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Indonesia yang lebih baik.

“Ketika kami harus tetep di jalur oposisi. Kami yakin ada jutaan masyarakat Indonesia bersama kami untuk tetap konsisten mengawasi jalannya roda pemerintah,” terangnya.

Ia menjelaskan, PKS juga tidak masalah jika terdapat partai politik yang akhirnya memilih bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, seperti yang kemungkinan besar terjadi kepada Gerindra.

“Setelah koalisi pilpres bubar setiap partai berhak tentukan sikap masing-masing. Kami menghormati pilihan politik masing-masing partai dalam koalisi,” pungkasnya.

Recent Posts

Mahasiswa UIN Jakarta dan UI ungkap Model Keberlanjutan Wakaf Rumah Sakit di GLOW 2026

MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…

17 jam yang lalu

Kemnaker Buka Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pembukaan Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan…

20 jam yang lalu

Teken MoU, Kemenag dan Al-Azhar Buka Peluang Double Degree hingga Riset Bersama

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…

22 jam yang lalu

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

1 hari yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

1 hari yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

2 hari yang lalu